January, 27 2026
Pada hari ke-19 pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang dimulai sejak pagi hingga siang hari dengan fokus pada kebersihan lingkungan dan penyelesaian program kerja utama. Kegiatan diawali pada pukul 07.00 WIB dengan pelaksanaan program Selasa Bersih yang berlokasi di RT 01 Lingkungan 01 Rajabasa Pemuka. Seluruh anggota kelompok KKN bersama masyarakat setempat berpartisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar, meliputi penyapuan jalan, pengumpulan sampah rumah tangga, pembersihan selokan, serta penataan area sekitar permukiman agar terlihat lebih rapi dan nyaman. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan secara berkelanjutan.
Selama kegiatan Selasa Bersih berlangsung, mahasiswa juga turut berinteraksi langsung dengan warga, memberikan contoh sederhana mengenai pengelolaan sampah, serta mengajak masyarakat untuk terus membudayakan kegiatan gotong royong sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Antusiasme warga terlihat dari keterlibatan aktif berbagai kalangan, mulai dari perangkat RT hingga warga sekitar yang secara sukarela membantu jalannya kegiatan. Lingkungan RT 01 LK 01di Rajabasa Pemuka yang sebelumnya dipenuhi sampah dan rumput liar menjadi lebih bersih dan tertata setelah kegiatan selesai, sehingga menciptakan suasana lingkungan yang lebih sehat, nyaman, dan enak dipandang.


Setelah rangkaian kegiatan pagi selesai, mahasiswa KKN melanjutkan aktivitas pada siang hari dengan fokus pada finishing program kerja Insenerator. Tahap ini merupakan bagian akhir dari proses pembangunan dan penyempurnaan Insenerator yang telah direncanakan sebagai solusi pengelolaan sampah di lingkungan setempat. Kegiatan finishing meliputi pengecekan struktur bangunan, penyempurnaan bagian pembakaran, penataan area sekitar insenerator, serta memastikan alat dapat berfungsi dengan baik dan aman digunakan. Mahasiswa bekerja secara terkoordinasi dengan pembagian tugas yang jelas, sehingga proses penyelesaian dapat berjalan efektif dan efisien.
Melalui penyelesaian tahap akhir program kerja Insenerator ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai alternatif pengelolaan sampah yang lebih tertib dan ramah lingkungan. Secara keseluruhan, kegiatan pada hari ke-19 berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari masyarakat. Pelaksanaan Selasa Bersih serta finishing Insenerator menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa KKN Universitas Lampung dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat setempat.


