Bandar Lampung, 2 Januari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung yang mendapatkan penempatan di Kelurahan Tanjung Agung Raya memulai perjalanan pengabdian mereka melalui sesi pembekalan perdana. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Drs. Dadang Karya Bakti, M.Si., M.M. Dalam sesi ini, beliau menekankan bahwa KKN adalah mata kuliah wajib berbobot 3 SKS yang berlandaskan pada UU No. 20 Tahun 2003, dengan misi utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas manusia. Mahasiswa diingatkan bahwa peran mereka bukan sekadar menjalankan tugas akademik, melainkan menjadi agen perubahan yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Dalam arahannya, Bapak Dadang menggarisbawahi pentingnya persiapan data monografi serta identifikasi masalah dan potensi desa sebagai langkah awal sebelum turun ke lapangan. Beliau menjelaskan bahwa KKN tahun ini menuntut mahasiswa untuk bekerja secara multidisiplin dan interdisipliner, yang membedakannya dengan program PKL. Mahasiswa diinstruksikan untuk segera mencari kontak Lurah dan Ketua RT setempat guna membangun koordinasi awal. Setiap mahasiswa dalam kelompok akan diberikan tanggung jawab untuk mengelola beberapa RT tertentu agar jangkauan program kerja dapat tersebar secara merata dan efektif di seluruh wilayah kelurahan.
Selain aspek teknis, pembekalan ini juga menyoroti pentingnya dokumentasi dan publikasi. Bapak Dadang mewajibkan setiap mahasiswa untuk aktif membagikan setiap kegiatan positif melalui media sosial, baik Instagram maupun Tiktok, guna membangun citra positif almamater. Mahasiswa diingatkan bahwa seluruh proses KKN, mulai dari pembekalan, pra-KKN, hingga penulisan laporan akhir, memiliki bobot penilaian tersendiri. Sebagai persiapan penutup hari pertama, mahasiswa diminta untuk mulai menyusun rencana program kerja yang solutif dengan jam kerja efektif mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB selama masa pelaksanaan satu bulan ke depan.
