Bandar Lampung, 5 Januari 2026 – Diskusi ini membahas rencana kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Lampung (Unila) di Kelurahan Segala Mider, dengan fokus pada identifikasi masalah dan potensi kolaborasi dengan masyarakat setempat. Mahasiswa akan melakukan survei selama dua hari untuk mengumpulkan data dan menentukan program yang paling bermanfaat, dengan harapan dapat menciptakan produk atau kegiatan yang berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi bagi warga.
Kondisi Lingkungan dan Dukungan Kelurahan
Kondisi Lingkungan Segala Mider:
Kelurahan Segala Mider masuk dalam Kecamatan Tanjung Karang Barat, dengan wilayah besar seperti Gedung Air.
Terdapat tiga lingkungan di Segala Mider, dengan lingkungan tiga memiliki RT terbanyak (11 RT).
Posyandu dan PKK aktif, serta Karang Taruna di lingkungan tiga sudah berjalan, menjadi potensi kolaborasi.
Penanganan Masalah Lingkungan:
Banjir di daerah Nagreg Gurame sudah tertangani berkat kesigapan Bunda Eva dan upaya peninggian tanggul.
Program Jumat Bersih rutin dilakukan setiap Jumat pagi, dan mahasiswa KKN diharapkan dapat berpartisipasi.
Survei drainase tersier (selokan) dan perbaikan jalan di Mata Intan dan Baligari telah meningkatkan kondisi infrastruktur.
Dukungan dan Fasilitas:
Kelurahan akan memberikan nomor telepon Kaling kepada dosen pembimbing untuk koordinasi lebih lanjut.
Tersedia pos penginapan bagi mahasiswa KKN di dekat Al-Mustha, seperti yang digunakan KKN sebelumnya.
Kelurahan akan mendukung kegiatan KKN dan membantu melancarkan setiap program yang dijalankan.
Perkenalan dan Tujuan KKN
Perkenalan Awal:
Mahasiswa KKN Unila akan melakukan survei di Kelurahan Segala Mider untuk mengidentifikasi masalah dan potensi yang ada.
KKN diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, seperti menciptakan produk atau kegiatan yang berkelanjutan.
Pentingnya berpamitan kepada Lurah saat datang dan pulang, mengingat Lurah saat ini adalah pejabat baru.
Contoh Kegiatan KKN Sebelumnya:
KKN sebelumnya berhasil mengubah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, menunjukkan potensi pemanfaatan limbah.
Anak Lurah pernah membuat kerajinan tali yang diajarkan kepada ibu-ibu di Kalianda, menghasilkan produk yang bisa dijual.
Diharapkan mahasiswa dapat menciptakan produksi yang bisa dikembangkan masyarakat menjadi sumber penghasilan.
Pembagian Kelompok dan Koordinasi:
Mahasiswa akan dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil untuk disebar di tiga lingkungan Kelurahan Segala Mider.
Mahasiswa perlu berkoordinasi dengan Kepala Lingkungan (Kaling) dan Ketua RT untuk mengidentifikasi kebutuhan spesifik di setiap wilayah.
Tema KKN Unila dan Rencana Survei
Lima Tema KKN Unila:
Pengelolaan sampah perkotaan, termasuk potensi pembentukan bank sampah yang belum ada di kelurahan.
Mitigasi bencana, khususnya penanganan banjir di tiga titik rawan di lingkungan dua.
Pengembangan dan pemberdayaan UMKM, seperti sentra keripik, dengan fokus pada pengemasan dan legalitas produk.
Sosialisasi dan pencegahan stunting, bekerja sama dengan petugas PMT yang sudah ada.
Perlindungan perempuan dan anak, dengan mengarahkan kasus ke Dinas PPA setelah mahasiswa mempelajari materi.
Rencana Survei dan Pembagian Tugas:
Survei akan dilakukan selama dua hari (tanggal 5 dan 6) untuk mengumpulkan data dan informasi sebanyak-banyaknya.
Mahasiswa akan mencari data tentang sekolah, masjid, Posyandu, PKK, dan Karang Taruna yang aktif.
Sebanyak 26 mahasiswa akan dibagi menjadi 6-7 orang per lingkungan untuk memudahkan kerja di tiga lingkungan.
Koordinasi dan Harapan:
Mahasiswa diharapkan berkoordinasi dengan Kaling (Pak Ridwan, Pak Jaja, Pak Sumardi) yang membawahi 25 RT dan 35 Linmas.
Lurah telah meminta agar mahasiswa dikoordinasikan dengan Kaling untuk menjelaskan tujuan dan kendala yang mungkin dihadapi.
Dosen pembimbing dari pertanian, agronomi, dan perkebunan akan mendampingi survei untuk membantu mengidentifikasi masalah.


