Bandar Lampung, 3 Januari 2026 – Sebanyak 190 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung yang akan bertugas di Kecamatan Tanjung Bintang mengikuti pembekalan daring bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) pada Sabtu, 3 Januari 2026 pukul 16.30 WIB melalui platform Zoom Meeting. Pembekalan ini menjadi langkah awal persiapan mahasiswa sebelum terjun langsung ke masyarakat.
Pembekalan dipimpin langsung oleh para DPL yang bertanggung jawab di kecamatan Tanjung Bintang, dengan memberikan arahan komprehensif mengenai filosofi pelaksanaan KKN, persiapan pra-KKN, hingga rancangan program kerja yang akan dilaksanakan di lapangan.
Dalam pemaparannya, DPL menekankan bahwa KKN bukan sekadar kegiatan rutinitas akademik, melainkan wadah pengaplikasian ilmu perkuliahan ke tengah masyarakat. “Program kerja yang dirancang idealnya tidak berhenti saat KKN berakhir, tetapi harus berkelanjutan dan dapat terus berjalan setelah mahasiswa meninggalkan lokasi,” jelas Indra.
Mahasiswa diarahkan untuk fokus pada pengembangan potensi daerah dan penyelesaian kendala yang dihadapi masyarakat setempat. Dalam KKN kali ini, terdapat lima tema besar yang diusung berdasarkan permintaan dari lokasi KKN, namun tidak terbatas pada tema tersebut saja. Mahasiswa diperbolehkan menyesuaikan program dengan kondisi riil di lapangan.
Keberagaman jurusan dalam satu kelompok KKN diharapkan dapat menghasilkan solusi permasalahan yang komprehensif dan mewakili berbagai aspek kehidupan masyarakat. “Dengan latar belakang keilmuan yang beragam, mahasiswa diharapkan mampu berkolaborasi dalam merancang dan melaksanakan program kerja bersama,” tambahnya.
Selain itu, mahasiswa juga diinformasikan bahwa KKN berbasis riset dengan harapan dapat menghasilkan artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal. Laporan akhir tidak hanya berupa dokumen tertulis, tetapi juga dilengkapi dengan after movie dan dokumentasi kegiatan harian.
Dalam sesi tanya jawab, mahasiswa antusias menanyakan berbagai hal teknis, mulai dari kepastian anggota kelompok, durasi KKN, jumlah minimal program kerja, hingga kebijakan menginap di posko. DPL menjelaskan bahwa kelompok yang telah terbentuk sudah pasti tidak akan ada perubahan, dan durasi KKN berkisar 40 hari terhitung dari pembekalan hingga penarikan mahasiswa.
“Setelah pembekalan ini, saya merasa lebih siap dan termotivasi untuk terjun ke lapangan. Penjelasan dari DPL sangat detail dan memberikan gambaran jelas tentang apa yang harus kami lakukan selama KKN,” ungkap salah satu peserta pembekalan yang akan bertugas di Desa Serdang.
Mahasiswa juga diingatkan untuk selalu berkoordinasi dengan DPL sebelum mengambil keputusan penting selama KKN berlangsung. Pra-KKN dijadwalkan akan dilaksanakan pada 5-6 Januari 2026, disusul pemberangkatan mahasiswa ke lokasi KKN pada 8 Januari 2026 untuk wilayah di luar Bandar Lampung.
Pembekalan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa KKN Unila untuk mempersiapkan diri secara mental, akademik, dan teknis sebelum melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan.


