Bandar Lampung, 05 Januari 2026 – Kegiatan Pra Kuliah Kerja Nyata (Pra-KKN) Universitas Lampung Periode 1 Tahun 2026 dilaksanakan di Desa Kota Karang Raya, Kecamatan Teluk Betung Timur, selama 30 hari. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa dalam memahami kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat secara langsung sebelum pelaksanaan program kerja KKN. Melalui kegiatan pra-KKN, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi potensi desa, permasalahan yang dihadapi masyarakat, serta peluang pengembangan yang dapat dioptimalkan melalui program KKN. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun komunikasi dan kerja sama antara mahasiswa, perangkat desa, serta masyarakat setempat guna mendukung pelaksanaan KKN yang efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Seluruh kelompok mahasiswa KKN yang akan ditempatkan di wilayah Kelurahan Teluk Betung Timur dikumpulkan menjadi satu di Kantor Kecamatan Teluk Betung Timur. Kegiatan diawali dengan penyambutan oleh Kepala Camat Teluk Betung Timur, dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yaitu Ibu Siti Khoiriah, S.H.I., M.H., dan Ibu Afriyani, M.Farm., serta pimpinan-pimpinan penting yang ada di Kantor Kecamatan Teluk Betung Timur Kota Bandar Lampung. Setelah itu, dilakukan sesi perkenalan antara mahasiswa dengan seluruh lurah dari masing-masing desa atau kelurahan yang menjadi lokasi KKN.

Setelah sesi perkenalan di tingkat kecamatan, mahasiswa menerima arahan lanjutan dari Kepala Lurah masing-masing. Selanjutnya, mahasiswa diantar menuju kantor kelurahan sesuai dengan lokasi penempatan KKN. Di Desa Kota Karang Raya, mahasiswa disambut oleh Ibu Lurah yang bernama Ibu Anani S.E., M.M., beserta staf kelurahan yaitu Bapak Arif, Bapak Nasruha, dan Bapak Gafar. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan kondisi wilayah desa, meliputi letak geografis, luas wilayah, jumlah penduduk, serta potensi desa yang dapat dikembangkan melalui program KKN. Selain itu, disampaikan pula informasi mengenai peran mahasiswa dalam membantu kegiatan administrasi, sosial, dan pemberdayaan masyarakat selama pelaksanaan KKN.
Dari kegiatan tersebut kami mendapatkan sedikit informasi mengenai Desa Kota Karang Raya merupakan desa hasil pemekaran dari Desa Kota Karang pada tahun 2012. Desa ini terdiri dari 15 RT yang terbagi ke dalam dua lingkungan, yaitu Lingkungan 1 yang memiliki 8 RT (Rukun Tetangga) dan Lingkungan 2 yang memiliki 7 RT. Luas wilayah Desa Kota Karang Raya sekitar 22 hektar dengan jumlah penduduk kurang lebih 6.000 jiwa. Kondisi ini menunjukkan bahwa desa memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi serta dinamika sosial yang beragam, sehingga membutuhkan peran aktif berbagai pihak dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Setelah penyampaian informasi dari pihak kelurahan, mahasiswa melakukan diskusi terkait tempat tinggal atau penempatan posko KKN yang telah dikoordinasikan oleh para Ketua RT setempat. Melalui diskusi ini, mahasiswa mendapatkan gambaran awal mengenai lingkungan tempat tinggal, kondisi sosial masyarakat, serta potensi kerja sama dengan warga sekitar. Kegiatan ini membantu mahasiswa dalam merancang program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi desa, sehingga pelaksanaan KKN nantinya dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Kota Karang Raya.
