Bandar Lampung, 6 Januari 2026
Kelompok KKN Universitas Lampung yang akan melaksanakan pengabdian di Kelurahan Penengahan Raya, Kecamatan Kedaton, telah mengikuti kegiatan Pra-Kuliah Kerja Nyata (Pra-KKN) yang diselenggarakan di Kantor Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa KKN Universitas Lampung yang akan diterjunkan di wilayah Kecamatan Kedaton sebagai tahap awal pembekalan sebelum terjun langsung ke masyarakat.
Rangkaian kegiatan Pra-KKN diawali dengan sambutan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak M. Mufti Hudani, S.E., M.Ec.Dev. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya mahasiswa untuk menjaga sikap, etika, serta tata krama selama menjalankan kegiatan KKN, sekaligus mampu merancang dan mengimplementasikan program kerja yang bermanfaat, realistis, dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Camat Kedaton, Bapak Sapto Haryanto, S.IP. Beliau berharap mahasiswa KKN dapat berkontribusi aktif dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi, serta mendukung program-program Pemerintah Kota Bandar Lampung seperti kegiatan gotong royong dan pemberdayaan masyarakat. Selain menjalankan program kerja kelompok, mahasiswa juga diharapkan mampu membantu para lurah beserta perangkat kelurahan dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan di wilayah masing-masing.
Acara dilanjutkan dengan pengenalan kepala kelurahan dan perangkat kelurahan se-Kecamatan Kedaton. Kegiatan pembukaan kemudian ditutup secara resmi oleh Camat Kedaton dan diakhiri dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKN, pihak kecamatan, dan perangkat kelurahan. Seluruh rangkaian kegiatan Pra-KKN berjalan dengan tertib, lancar, dan kondusif.
Setelah kegiatan Pra-KKN di tingkat kecamatan selesai, kami melanjutkan agenda ke Kantor Kelurahan Penengahan Raya untuk melakukan pertemuan bersama Lurah Penengahan Raya, Ibu Jumayah, S.Sos., M.M. Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai kondisi serta potensi wilayah kelurahan yang terdiri dari dua lingkungan dengan total 11 RT, di mana Lingkungan 1 memiliki lima RT dengan karakter wilayah perbukitan dan Lingkungan 2 terdiri dari enam RT dengan kondisi wilayah yang lebih rendah. Mayoritas masyarakat bekerja sebagai buruh, sementara sebagian besar ibu-ibu berperan sebagai ibu rumah tangga, dengan dukungan organisasi kemasyarakatan seperti PKK. Fasilitas yang tersedia di kelurahan meliputi Posyandu, kegiatan UMKM, petugas kebersihan, serta 14 anggota LINMAS. Selain itu, dibahas pula berbagai kegiatan masyarakat, antara lain rencana pelaksanaan lokakarya kelurahan pada Jumat malam setelah salat Isya yang melibatkan pihak kelurahan, masyarakat, dan mahasiswa KKN. Mahasiswa telah melakukan silaturahmi ke Lingkungan 1, sementara Lingkungan 2 belum dikunjungi karena adanya kegiatan Purna Bakti atau serah terima jabatan. Pihak kelurahan berharap program KKN yang dilaksanakan bersifat berkelanjutan, dengan usulan program biopori sebagai salah satu kegiatan unggulan. Kegiatan rutin masyarakat yang masih aktif meliputi gotong royong dua kali seminggu pada hari Jumat dan Minggu, pengajian mingguan di setiap RT, serta senam pagi yang dilaksanakan secara rutin setiap minggu. Kelurahan Penengahan Raya juga memiliki potensi untuk dikembangkan melalui program penanaman sayuran sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ketahanan pangan.

