
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki di tengah kehidupan masyarakat. Sebelum pelaksanaan KKN di lapangan, mahasiswa perlu dibekali dengan pemahaman yang komprehensif mengenai konsep, tujuan, mekanisme pelaksanaan, serta tata tertib yang berlaku selama kegiatan KKN berlangsung. Oleh karena itu, kegiatan pembekalan menjadi tahapan penting yang harus diikuti oleh seluruh peserta KKN sebagai upaya untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kesiapan, serta meminimalkan kendala yang mungkin muncul selama pelaksanaan kegiatan di lokasi pengabdian.
Sehubungan dengan hal tersebut, telah dilaksanakan kegiatan pembekalan Kuliah Kerja Nyata bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Wilayah Kecamatan Kedamaian Bapak Drs. Dadang Karya Bakti, M.M. Kegiatan pembekalan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada tanggal 2 dan 3 Januari 2026. Pelaksanaan pembekalan secara daring dilakukan untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan secara optimal, efektif, dan efisien tanpa terkendala oleh keterbatasan ruang dan waktu.
Pada pembekalan hari pertama, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menyampaikan teknis pelaksanaan KKN khususnya di wilayah Kota Bandar Lampung, mulai dari pembagian kelompok di setiap kelurahan, pengaturan posko, mekanisme kehadiran sebelum kegiatan, hingga pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap seluruh program kerja. Mahasiswa diarahkan untuk melakukan observasi awal, mengumpulkan data monografi dan potensi kelurahan, serta melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap program yang direalisasikan. Selain itu, setiap kegiatan KKN wajib didokumentasikan dan dipublikasikan melalui platform media sosial sebagai bagian dari laporan dan penilaian.
Pembekalan hari kedua lebih menekankan pada esensi dan tujuan KKN, yaitu membentuk jiwa kepemimpinan, kemampuan kerja tim, serta kolaborasi multidisiplin mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat secara menyeluruh. Mahasiswa diharapkan mampu mengedukasi masyarakat melalui ilmu yang dimiliki sekaligus mengembangkan soft skill di tengah lingkungan sosial. Pada sesi ini juga dibahas sistem penilaian, tata tertib KKN, sanksi pelanggaran, serta pembagian kelompok lintas fakultas agar tercipta pemerataan peran dan kontribusi keilmuan.
Adapun tema pelaksanaan KKN meliputi lima tema utama, yaitu Pengelolaan Sampah Perkotaan, Mitigasi Bencana dan Ruang Terbuka Hijau (RTH), Pengembangan dan Pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil, Sosialisasi dan Pencegahan Stunting, serta Perlindungan Perempuan dan Anak. Selain tema utama tersebut, mahasiswa diperkenankan mengembangkan tema tambahan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing kelurahan. Pelaksanaan KKN direncanakan berlangsung selama kurang lebih satu bulan, dengan laporan akhir disusun oleh masing-masing kelompok dan setiap program kerja yang telah dilaksanakan wajib segera dibuatkan laporan.
Melalui pembekalan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami aspek administratif dan teknis KKN, tetapi juga memiliki kesiapan mental, sikap profesional, serta kemampuan adaptasi sosial yang baik ketika berinteraksi dengan masyarakat. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu melaksanakan kegiatan KKN secara maksimal, bertanggung jawab, dan memberikan kontribusi yang nyata serta berkelanjutan bagi pembangunan masyarakat setempat.

