3 Januari 2026 — Sebelum mahasiswa dan mahasiswi Universitas Lampung turun langsung untuk melakukan survei lokasi desa dalam kegiatan Pra-KKN, terlebih dahulu dilaksanakan kegiatan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa dan mahasiswi yang akan ditempatkan di wilayah Kabupaten Pringsewu. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam rangka mempersiapkan mahasiswa secara akademik maupun mental sebelum terjun ke lapangan.
Pembekalan KKN ini disampaikan oleh Dr. David Chandra, S.P., M.Si. bersama Prof. Dr. Ir. Sugeng Prayitno H., M.S. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Melalui kegiatan pembekalan ini, para DPL memberikan arahan dan pemahaman mendasar kepada mahasiswa mengenai tujuan, prinsip, serta esensi dari pelaksanaan KKN sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Selain itu, pembekalan ini juga bertujuan untuk memberikan informasi kepada mahasiswa terkait berbagai jenis laporan yang wajib disusun selama kegiatan KKN berlangsung, kriteria program kerja yang baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta peraturan dan etika yang harus dipatuhi selama pelaksanaan KKN. Dalam kesempatan ini, mahasiswa juga diperkenalkan dengan tema khusus KKN-T wilayah Kabupaten Pringsewu, yaitu pengembangan industri Mocaf (Modified Cassava Flour).
Mocaf atau Modified Cassava Flour merupakan tepung yang dihasilkan dari singkong melalui proses fermentasi menggunakan mikroorganisme tertentu. Proses ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas singkong sehingga menghasilkan tepung dengan karakteristik yang mendekati tepung terigu, baik dari segi tekstur maupun rasa. Pengembangan industri mocaf dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan lokal serta meningkatkan nilai tambah komoditas singkong yang banyak dihasilkan oleh masyarakat Kabupaten Pringsewu.

Secara keseluruhan, pembekalan KKN oleh Dosen Pembimbing Lapangan memiliki peran yang sangat penting sebagai bekal awal bagi mahasiswa sebelum terjun langsung ke masyarakat. Melalui pembekalan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami peran dan tanggung jawabnya selama KKN, memiliki gambaran awal mengenai kondisi dan potensi wilayah, serta mampu merancang dan melaksanakan program kerja yang tidak hanya relevan dengan tema KKN, tetapi juga bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
