Kelurahan Sukajawa Baru, 6 Januari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung kembali melaksanakan survei lapangan kedua pada Selasa pagi, 6 Januari 2026, sebagai bagian dari lanjutan proses pencarian dan penentuan lokasi posko KKN. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan titik kumpul di Balai Kelurahan Sukajawa Baru.
Kedatangan mahasiswa KKN disambut langsung oleh perangkat kelurahan, termasuk Lurah Sukajawa Baru, Meri Heriyanto. Setelah melakukan koordinasi awal di balai kelurahan, mahasiswa KKN melanjutkan kegiatan dengan bersilaturahmi serta melakukan peninjauan langsung ke lingkungan warga.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN menyusuri wilayah Lingkungan I dan Lingkungan II untuk bertemu dengan para Ketua RT. Di Lingkungan II, kunjungan dilakukan ke RT 4 dan RT 5. Sementara itu, di Lingkungan I, mahasiswa KKN mendatangi RT 7, RT 8, RT 9, RT 10, RT 11, RT 12, dan RT 13. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kondisi wilayah, mengetahui permasalahan yang ada, serta menjalin komunikasi langsung dengan tokoh lingkungan setempat.
Para Ketua RT menyambut kehadiran mahasiswa KKN dengan terbuka dan kooperatif. Dalam dialog yang dilakukan, terungkap sejumlah persoalan lingkungan dan sosial yang dihadapi warga. Salah satu isu yang paling menonjol adalah pengelolaan sampah. Hingga saat ini, sistem pengelolaan sampah masih dilakukan secara mandiri oleh masing-masing warga dan belum terkoordinasi dengan baik. Sebagian warga membuang sampah ke Pasar Tamin, Pasar Smep, bahkan ke aliran kali karena belum tersedianya tempat penampungan khusus. Meski demikian, di beberapa titik sampah masih diambil oleh petugas secara mandiri, serta terdapat rencana pengadaan ember sampah tertutup atau gerobak sampah di setiap rumah.
Selain persoalan sampah, kondisi lingkungan juga menjadi perhatian, seperti munculnya genangan air saat hujan turun dalam waktu lama, meskipun wilayah ini tidak memiliki riwayat banjir besar. Di sisi lain, warga cukup aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan Jumat Bersih yang rutin dilaksanakan, terutama di sekitar aliran kali.
Dari segi sosial kemasyarakatan, Kelurahan Sukajawa Baru memiliki berbagai potensi kegiatan, seperti posyandu, musala yang aktif digunakan untuk kegiatan keagamaan, kegiatan PKK, serta senam bersama. Namun, beberapa kegiatan belum berjalan optimal, salah satunya Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang sempat terhenti akibat keterbatasan tenaga pengajar.
Berdasarkan hasil peninjauan dan komunikasi dengan para Ketua RT, mahasiswa KKN Universitas Lampung menyimpulkan bahwa permasalahan utama di Kelurahan Sukajawa Baru meliputi pengelolaan sampah dan pembinaan pergaulan remaja. Setelah seluruh rangkaian survei selesai, mahasiswa KKN mengadakan diskusi internal untuk merumuskan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran penentuan lokasi posko KKN agar dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Kelurahan Sukajawa Baru.


