Desa Gebang—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melakukan pertemuan dengan Ketua RT 04 Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan, pada Sabtu malam (10/1/2026) pukul 18.55 WIB. Pertemuan yang berlangsung di kediaman Ketua RT, Ibu Tri Wahyuli, ini bertujuan untuk menggali kondisi sosial masyarakat serta menyerap aspirasi dan permasalahan warga sebagai bahan perencanaan program kerja KKN.

Dalam pertemuan tersebut, Ibu Tri Wahyuli menyampaikan sejumlah informasi terkait kondisi wilayah RT 04. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya kepengurusan RT sempat mengalami kendala hingga ketua RT terdahulu mengundurkan diri. Saat ini, koordinasi antar-RT dinilai masih kurang optimal, sehingga kegiatan gotong royong lebih banyak dilaksanakan secara mandiri oleh masing-masing RT.
Permasalahan infrastruktur menjadi salah satu topik utama dalam diskusi. Ibu Tri Wahyuli mengungkapkan bahwa jalan masuk menuju Dusun 1 mengalami kerusakan dan membutuhkan perhatian lebih lanjut. Selain itu, saluran air atau siring di sekitar rumah warga kerap meluap saat hujan lebat. Setidaknya dua rumah terdampak banjir secara rutin, bahkan jumlahnya dapat bertambah ketika curah hujan tinggi.
Ia juga menyoroti persoalan sanitasi lingkungan. Salah satu rumah warga di sekitar siring diketahui memiliki fasilitas WC namun belum dilengkapi septictank, sehingga limbah rumah tangga langsung dialirkan ke saluran air. Hingga kini, permasalahan tersebut belum mendapatkan penanganan langsung dari pemerintah desa.
Dari sisi sosial kemasyarakatan, aktivitas ibu-ibu di lingkungan RT 04 masih didominasi kegiatan informal. Namun, terdapat kegiatan keagamaan yang cukup aktif, seperti pengajian ibu-ibu yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat dengan lokasi bergilir, serta kegiatan mengaji anak-anak yang berlangsung setiap sore setelah Magrib. Mayoritas anak-anak di wilayah ini masih berusia sekolah dasar. Desa Gebang sendiri memiliki tiga Sekolah Dasar, sementara jenjang SMP berada di Sidodadi dan SMA di wilayah Seribu.
Ibu Tri Wahyuli juga menyampaikan potensi ekonomi warga, salah satunya melalui usaha rumahan yang ia kelola berupa produksi keripik kentang dan peyek berdasarkan pesanan. Namun, keterbatasan kerja sama produksi dengan warga lain membuat usaha tersebut masih dikerjakan secara mandiri. Sementara itu, di RT 03 terdapat warga yang telah mengembangkan usaha kerupuk dengan pemasaran yang lebih luas.

Terkait kepemudaan, wilayah RT 04 dinilai minim aktivitas pemuda karena sebagian besar sudah bekerja. Meski demikian, antusiasme warga terhadap kegiatan kemasyarakatan tergolong cukup baik, dengan tingkat partisipasi sekitar 10 orang dalam setiap kegiatan. Kegiatan KKN sebelumnya di Desa Gebang sendiri banyak berfokus pada program pelestarian mangrove dan pengelolaan sampah.
Mahasiswa KKN Unila berharap hasil pertemuan ini dapat menjadi dasar dalam menyusun program kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat Desa Gebang, khususnya di wilayah RT 04, Kecamatan Teluk Pandan.
