Lampung Selatan, 10 Januari 2026– Kegiatan survei ini dilaksanakan bersama Bapak Joyo selaku Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Jati Indah, yang berperan sebagai narasumber utama. Kegiatan dimulai dengan koordinasi dan diskusi awal mengenai kondisi pertanian di Desa Jati Indah serta pemanfaatan limbah organik yang telah diterapkan oleh kelompok tani setempat.
Mahasiswa KKN Desa Jati Indah melakukan pengamatan langsung terhadap jenis-jenis limbah organik yang dimanfaatkan, seperti sisa tanaman, dedaunan, limbah organik kotoran hewan ternak dan limbah organik rumah tangga, yang diolah menjadi pupuk organik cair. Proses pengolahan meliputi pengumpulan bahan, pencacahan, pencampuran, serta proses fermentasi sebelum pupuk diaplikasikan pada tanaman.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa juga mengamati pertumbuhan tanaman yang telah diberi pupuk organik cair, meliputi kondisi daun, tinggi tanaman, dan tingkat kesuburan secara visual. Berdasarkan hasil diskusi dengan Bapak Joyo, penggunaan pupuk organik cair dinilai cukup efektif dalam mendukung pertumbuhan tanaman, meningkatkan kesuburan tanah, serta mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia.
Kegiatan survei ini bertujuan untuk memperoleh data dan pemahaman mengenai efektivitas pemanfaatan limbah organik sebagai pupuk organik cair, sekaligus sebagai upaya mendukung pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan di Desa Jati Indah. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan dari Gapoktan serta masyarakat setempat.

Hasil survei digunakan sebagai referensi dalam perencanaan program kerja lanjutan yang berkaitan dengan pengelolaan limbah organik dan peningkatan produktivitas tanaman.
