KOTA/KECAMATAN : BANDAR LAMPUNG/TELUK BETUNG TIMUR
DESA : KETEGUHAN
KELOMPOK : KETEGUHAN 1
DPL : Siti Khoiriyah, S.H.I., M.H.
ANGGOTA:
1. Hizkia Aji Deksono 2314161047 Agronomi Dan Hortikultura (Koordinator Desa)
2. M. Ismat Zihnifikhar Ghazali 2312011302 Ilmu Hukum (Wakil Koordinator Desa)
3. Maritza Keisha Husin 2316031005 Ilmu Komunikasi (Sekretaris)
4. Rintan Maharani 2311031031 Akuntansi (Bendahara)
5. Salsabilla Octaviani 2351012001 Bisnis Digital (PDD)
6. Adinda Zahrina 2316011057 Sosiologi (PDD)
7. Febriyan Akbar 2255021016 Teknik Mesin (PDD)
8. Nabila Maharani Daulay 2318031036 Farmasi (Acara)
9. Hashell Athaillah Atmaji 2311012005 Manajemen (Acara)
10. Rakha Luthfi Arifin 2351011004 Manajemen (Humas)
11. Zevany Cahaya Hasibuan 2318011137 Kedokteran (Humas)
12. Dita Wahyu Ernita 2314161031 Agronomi Dan Hortikultura (Konsumsi)
13. Annisa Fatieya Rahmah Diena Thyga Ariey Prakoso 2318011026 Kedokteran (Konsumsi)
Bandar Lampung, 12 Januari 2026 — Mahasiswa KKN Universitas Lampung Kelompok Keteguhan 1 melaksanakan Program Pembuatan QR Pembayaran Online dan Pendataan UMKM Desa Keteguhan. Kegiatan ini diawali dengan melakukan survei lapangan ke beberapa warga Desa Keteguhan yang memiliki usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Survei dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah dan tempat usaha warga guna mengidentifikasi pelaku UMKM yang berpotensi untuk didampingi dalam proses digitalisasi usaha. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN melakukan pendataan terhadap pelaku UMKM dengan tujuan untuk membantu promosi dan pengembangan usaha mereka melalui pemanfaatan teknologi digital. Pendataan dilakukan secara sistematis dengan mencatat informasi penting seperti nama usaha, nama pemilik, jenis usaha, alamat usaha, serta nomor kontak. Data tersebut akan digunakan sebagai dasar dalam pembuatan media promosi seperti katalog produk dan banner menu UMKM, serta untuk proses pembuatan QR pembayaran online.
Setelah proses pendataan, mahasiswa KKN memberikan sosialisasi singkat mengenai sistem pembayaran digital, khususnya penggunaan QRIS. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai manfaat pembayaran non-tunai, seperti kemudahan transaksi, keamanan pembayaran, serta peningkatan kepercayaan konsumen. Sosialisasi disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh pelaku UMKM dari berbagai latar belakang. Selanjutnya, mahasiswa KKN melakukan pendampingan dalam proses pembuatan QR pembayaran online bagi pelaku UMKM yang belum memiliki fasilitas pembayaran non-tunai. Pendampingan dilakukan secara langsung dengan membantu pelaku UMKM menyiapkan data yang dibutuhkan, menjelaskan tahapan pendaftaran, serta memastikan QR pembayaran dapat digunakan dengan baik. Untuk memastikan pemahaman, dilakukan pula simulasi transaksi menggunakan QR pembayaran, sehingga pelaku UMKM dapat mengetahui cara menerima pembayaran dari konsumen secara praktis.
Dari hasil kegiatan ini, mahasiswa KKN berhasil mendata 15 UMKM di Desa Keteguhan yang selanjutnya akan didampingi dalam proses pembuatan QR pembayaran online serta pengembangan media promosi usaha. Program ini diharapkan dapat membantu UMKM dalam menerima pembayaran non-tunai, mengelola data usaha secara lebih tertib, serta meningkatkan daya saing UMKM desa melalui pemanfaatan teknologi digital. Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari masyarakat. Pelaku UMKM menunjukkan antusiasme yang tinggi serta berharap adanya pendampingan lanjutan agar usaha mereka dapat berkembang dan mengikuti perkembangan zaman.

