Posyandu Mawar III yang berada di Kelurahan Sidodadi terus menunjukkan perannya sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Posyandu ini dipimpin oleh Ibu Ami Setiana, sementara kegiatan posyandu secara rutin diselenggarakan di kediaman Ibu Ami Eni Sobri sejak tahun 2001 dan masih aktif berjalan hingga saat ini.
Setiap pelaksanaan posyandu, kegiatan biasanya dihadiri oleh 12 sampai 20 wanita dewasa serta balita yang jumlahnya berkisar antara 10 hingga 17 anak. Pada kegiatan terakhir tercatat 17 balita hadir dan seluruhnya berada dalam kondisi sehat. Tidak ditemukan kasus stunting di wilayah Posyandu Mawar III. Balita usia hingga dua tahun pun tercatat tumbuh sehat dan sesuai perkembangan. Hanya terdapat satu ibu dengan balita yang perlu perhatian lebih, namun secara umum status gizi anak di wilayah ini tergolong baik.
Pembinaan program keluarga berencana dilaksanakan dengan pendampingan dari Ketua PPKBD yaitu Ibu Hayati. Ia bersama kader posyandu, ketua kelurahan, serta sub PPKBD secara aktif melakukan pendataan pasangan usia subur, konsultasi, serta pemilihan metode KB seperti suntik dan pil. Berdasarkan data, sekitar 70 persen ibu di Kelurahan Sidodadi telah menjadi akseptor KB. Alasan utama pemilihan KB adalah untuk mengatur jarak kelahiran serta memastikan anak mendapatkan pengasuhan optimal.
Namun persoalan kesehatan tidak hanya menyangkut balita. Berdasarkan hasil penimbangan dan pengukuran, dari 12 wanita dewasa berusia di atas 40 tahun yang mengikuti posyandu terakhir, sekitar 53 persen di antaranya mengalami obesitas. Data ini menunjukkan masih adanya kurangnya kesadaran mengenai pentingnya penerapan pola hidup sehat, pengaturan pola makan, dan aktivitas fisik pada kelompok usia tersebut.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang turut hadir dalam kegiatan posyandu memberikan beberapa solusi dan program pendampingan. Di antaranya adalah edukasi gizi seimbang melalui penyuluhan sederhana, pengenalan olahraga ringan yang dapat dilakukan di rumah seperti senam pagi, jalan sehat, dan peregangan bersama. Mahasiswa juga mendorong pengurangan konsumsi gula, garam, dan makanan tinggi lemak serta meningkatkan konsumsi sayur dan buah yang mudah dijangkau masyarakat.
Selain itu mahasiswa KKN merencanakan pembuatan jadwal senam rutin bersama kader posyandu, penyebaran leaflet tentang bahaya obesitas dan pencegahannya, serta pendampingan pencatatan berat badan dan lingkar perut secara berkala. Upaya ini diharapkan bukan hanya menurunkan angka obesitas tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kesehatan ibu turut memengaruhi kesehatan keluarga secara keseluruhan.
Dengan hadirnya sinergi antara kader posyandu, aparat kelurahan, PPKBD dan mahasiswa KKN, Posyandu Mawar III Kelurahan Sidodadi diharapkan terus menjadi pusat edukasi dan pelayanan kesehatan yang tidak hanya fokus pada balita tetapi juga pada perempuan dewasa dan keluarga secara menyeluruh.
