Day 5 KKN kami di Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung berjalan padat dan terasa lebih terarah, karena di hari ini kami menjalankan dua kegiatan besar dalam waktu yang berdekatan. Pagi sampai siang, fokus kami terbagi antara lokakarya bersama di Masjid An-Nur dan sosialisasi posyandu di RT 5. Dari awal hari, posko sudah ramai: ada yang menyiapkan materi, ada yang memastikan perlengkapan, dan ada juga yang menyusun koordinasi supaya semua agenda berjalan rapi tanpa saling mengganggu.
Sekitar pukul 10.15, kami memulai agenda lokakarya di Masjid An-Nur. Lokakarya ini kami jalankan bersama Kelompok 2 (Lingkungan 3 Segala Mider), sedangkan kelompok kami adalah Kelompok 1 (Lingkungan 1 dan 2). Suasananya cukup hangat karena selain pemaparan program kerja, ada juga diskusi dan masukan. Di momen ini, kami merasa kegiatan KKN mulai “diakui” secara resmi karena program yang kami bawa bukan hanya konsep, tapi sudah punya arah dan rencana output yang jelas.

Hal yang paling membuat kami semangat adalah ketika program Kelompok 1 untuk Lingkungan 1 dan 2 di-acc oleh Lurah, bahkan kami mendapat pujian terutama di progja UMKM. Bagian yang disorot adalah upaya kami membantu UMKM lewat hal yang praktis dan bisa langsung terasa: pembuatan banner, pencantuman lokasi UMKM melalui Google Maps, dan pendampingan pembuatan NIB. Mendengar apresiasi itu seperti menghapus lelah beberapa hari terakhir, karena kami tahu prosesnya tidak sebentar mulai dari pendataan UMKM, menyesuaikan kebutuhan pelaku usaha, sampai menyiapkan langkah teknisnya satu per satu.
Karena agenda hari ini bersamaan, kami membagi tim menjadi dua. Tim 1 tetap mengikuti dan menjalankan lokakarya di Masjid An-Nur, sedangkan Tim 2 bergerak ke RT 5 untuk kegiatan posyandu. Tim 2 menjalankan sosialisasi kesehatan dengan pemateri M. Nevlin. Materi yang dibawakan fokus pada edukasi yang dekat dengan keluarga, yaitu ASI, MPASI, dan gizi seimbang. Kami mengupayakan penyampaian materi tetap sederhana dan mudah dipahami, agar ibu-ibu yang hadir bisa langsung menangkap inti informasi dan menerapkannya dalam keseharian.

Pelaksanaan posyandu hari itu juga kami catat karena posyandu berada dalam wilayah kerja Puskesmas Susunan Baru. Jadi pada laporan kami, penanggung wilayah layanan kesehatannya kami tulis jelas menggunakan nama puskesmas susunan baru tersebut sebagai rujukan kegiatan di lapangan.
Sementara Tim 2 menyelesaikan kegiatan posyandu lebih dulu, Tim 1 masih menyelesaikan rangkaian lokakarya. Setelah Tim 2 selesai, mereka kemudian menyusul ke lokasi lokakarya untuk bergabung kembali bersama tim utama. Momen itu terasa menyenangkan karena akhirnya kami kembali utuh sebagai satu kelompok, saling update jalannya kegiatan, dan menutup agenda hari itu dengan koordinasi singkat untuk kegiatan berikutnya.
Menutup Day 5, kami merasa hari ini sangat berarti. Lokakarya berjalan lancar dan program kami mendapat dukungan, sementara sosialisasi posyandu juga terlaksana dengan baik di RT 5. Yang paling kami syukuri, kerja-kerja kecil kami di UMKM mulai terlihat dampaknya setidaknya sudah mendapat pengakuan dan kepercayaan dari pihak kelurahan. Itu yang membuat kami makin yakin untuk melanjutkan kegiatan KKN di Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung dengan semangat yang lebih kuat.

