Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata KKN menunjukkan kepedulian nyata terhadap lingkungan dengan menggelar aksi gotong royong bersama warga Kelurahan Perwata 2. Fokus utama kegiatan ini adalah melakukan pembersihan intensif di sepanjang pinggiran jalan utama desa dari pertumbuhan gulma dan rumput liar yang mulai tumbuh. Selain merusak estetika desa, keberadaan gulma mengganggu pemandangan sehingga pemangkasan ini menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih rapi dan aman.

Langkah mitigasi bencana ini kemudian dilanjutkan dengan aksi pembersihan saluran air atau drainase yang selama ini tersumbat oleh tumpukan sampah domestik dan sedimen tanah. Mahasiswa dan warga bahu-membahu mengeruk sampah yang menghambat laju air untuk memastikan sistem drainase berfungsi optimal. Kegiatan ini merupakan bentuk kewaspadaan dini mengingat cuaca yang tidak menentu, di mana saluran air yang bersih menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko luapan air ke pemukiman saat intensitas hujan tinggi.

Upaya pencegahan banjir, normalisasi gorong-gorong ini juga bertujuan untuk menghilangkan aroma tidak sedap yang mengganggu masyarakat sekitar. Sampah organik dan anorganik yang membusuk di dalam air yang menggenang menjadi sumber bau menyengat serta potensi tempat berkembang biaknya nyamuk pembawa penyakit. Dengan aliran air yang kini lancar, warga Kelurahan Perwata 2 kini dapat menikmati udara yang lebih segar dan lingkungan yang jauh lebih sehat dari sebelumnya.
Melalui program KKN gotong royong ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan infrastruktur desa dapat terus terjaga secara berkelanjutan. Kolaborasi antara mahasiswa KKN dan warga Perwata 2 bukan hanya sekadar membersihkan desa secara fisik, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan membangun semangat kolektif dalam menghadapi potensi bencana. Aksi nyata ini diharapkan menjadi pemantik bagi program-program pelestarian lingkungan lainnya di masa mendatang demi mewujudkan desa yang tangguh bencana.
