
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pengajaran II hari ini melaksanakan kegiatan diskusi penyusunan awal titik rawan bencana di Lingkungan I sebagai tindak lanjut dari hasil observasi lapangan dan wawancara bersama Ketua RT setempat. Kegiatan ini difokuskan pada tahap identifikasi awal dan belum memasuki proses finalisasi pemetaan.
Diskusi dilakukan dengan membahas kondisi lingkungan berdasarkan temuan lapangan serta informasi yang diperoleh dari pihak RT. Mahasiswa KKN Pengajaran II mencermati sejumlah faktor yang dinilai berpotensi memicu terjadinya bencana, khususnya banjir, seperti kondisi drainase, kontur wilayah, serta riwayat kejadian sebelumnya yang disampaikan oleh masyarakat setempat.

Berdasarkan hasil identifikasi sementara, terdapat tiga titik yang berpotensi rawan banjir, yaitu RT 02, RT 05, dan RT 08. Namun demikian, potensi bencana banjir di wilayah tersebut dikategorikan tidak terlalu berbahaya dan jarang terjadi, sehingga hingga saat ini belum menimbulkan dampak yang signifikan bagi aktivitas masyarakat. Meski bersifat ringan, ketiga titik tersebut tetap dicatat sebagai bagian dari data pemetaan awal.
Penyusunan pemetaan awal ini bertujuan untuk menghimpun data yang akurat sebagai dasar dalam penyusunan peta wilayah rawan bencana. Adapun proses finalisasi pemetaan direncanakan akan dilaksanakan pada hari berikutnya, setelah seluruh hasil observasi dan diskusi dirangkum secara komprehensif.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Pengajaran II berupaya berkontribusi dalam mendukung upaya mitigasi bencana di tingkat lingkungan. Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam memahami pentingnya perencanaan berbasis kondisi riil lapangan serta kerja sama dengan perangkat lingkungan setempat.
