14 Januari 2026 | Tim KKN Unila Periode I | Gedung Agung | Day 7
Tim KKN Unila Periode I Tahun 2026 telah memasuki tahap inti dalam implementasi Program Kerja Inovasi Energi Terbarukan. Setelah menyelesaikan tahap koordinasi, tim kini fokus pada proses produksi briket yang memanfaatkan limbah bonggol jagung dari Dusun 3. Tahap ini bertujuan untuk menghasilkan prototipe briket dengan kepadatan dan daya bakar yang optimal.
1. Akuisisi dan Preparasi Bahan Baku
Proses diawali dengan pengumpulan kembali bahan baku di wilayah sekitar Posko KKN, yaitu Dusun 3. Bonggol jagung yang terkumpul kemudian melalui proses karbonisasi (pembakaran) untuk mendapatkan arang murni. Setelah pembakaran, bahan didinginkan secara alami guna menjaga kestabilan material sebelum memasuki tahap penghancuran.
2. Eksekusi Teknis: Pengayakan dan Pencetakan
Untuk menjaga kualitas briket, tim melakukan pengayakan (sieving) pada arang yang telah dihancurkan untuk mendapatkan partikel abu yang halus dan seragam. Partikel halus ini kemudian dicampur dengan perekat sesuai formula yang telah diuji, lalu dicetak menggunakan media pipa paralon untuk standarisasi dimensi. Tahap akhir adalah pengeringan di bawah sinar matahari (natural drying) guna memastikan kekuatan struktural briket sebelum diuji coba.
Module 03 // Production Phase
Eksekusi Teknis.
Dusun 3 // Gedung Agung
Carbonization & Molding Process
“Tahap akuisisi bahan baku bonggol
jagung di wilayah Dusun 3.”
Standardization
Quality: Fine Sieve Result
Produksi & Pengeringan Alami
Workflow Precision
Refinasi Material & Molding.
Setelah arang didinginkan dan dihaluskan, tim melakukan filtrasi menggunakan ayakan halus untuk memastikan tekstur briket yang solid. Campuran dicetak secara presisi menggunakan pipa paralon guna mempermudah penggunaan oleh warga nantinya.
Drying Method
Solar Dehydration
Progress
Curing Phase
KKN Unila Periode I 2026
