Bandar Lampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan stunting sekaligus pembagian puding berbahan dasar daun kelor sebagai inovasi gizi tambahan bagi anak-anak. Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Sri Rejeki, Kelurahan Gunung Mas, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung.
Kegiatan tersebut menyasar ibu balita dan kader posyandu dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak dini. Dalam sosialisasi yang disampaikan secara interaktif, mahasiswa KKN menjelaskan pengertian stunting, faktor penyebab, dampak jangka panjang bagi tumbuh kembang anak, serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan keluarga untuk mencegahnya.
Sebagai bentuk inovasi program kerja, mahasiswa KKN memperkenalkan puding daun kelor sebagai alternatif makanan tambahan bergizi. Daun kelor dikenal kaya akan vitamin, mineral, dan protein yang bermanfaat untuk pertumbuhan anak. Puding tersebut dibagikan kepada balita yang hadir di posyandu sebagai contoh olahan sehat yang mudah dibuat dan terjangkau oleh masyarakat.
Antusiasme terlihat dari para ibu yang mengikuti kegiatan dengan aktif bertanya seputar pengolahan makanan bergizi dan pola asuh yang tepat bagi anak. Kader Posyandu Sri Rejeki juga menyambut baik kegiatan ini karena dinilai memberikan pengetahuan baru sekaligus ide kreatif dalam upaya pencegahan stunting di lingkungan kelurahan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung berharap dapat mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang serta menginspirasi pemanfaatan bahan pangan lokal, seperti daun kelor, sebagai upaya mendukung tumbuh kembang anak secara optimal di Kelurahan Gunung Mas.
