Menindaklanjuti kasus DBD sebelumnya, kelurahan tanjung agung segera menghubungi tim fogging dari Puskesmas Kampung Sawah untuk melakukan tindakan pengasapan di lingkungan Kelurahan Tanjung Agung. Langkah ini diambil secara cepat untuk memutus mata rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti di lokasi temuan kasus.
Pengasapan dilakukan dengan guna memastikan area sekitar benar-benar steril dari sarang nyamuk, terutama di bagian-bagian selokan dan genangan yang menjadi sumber perkembangbiakkan nyamuk.
Teknis pelaksanaan fogging mencakup area pemukiman masing-masing menyasar sekitar lima rumah ke arah depan, belakang, kanan, dan kiri dari lokasi utama. Petugas menyisir setiap sudut halaman dan area yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Prosedur ini dilakukan secara menyeluruh agar tidak ada celah bagi nyamuk dewasa untuk berpindah ke area pemukiman warga lainnya.

Selama proses berlangsung, mahasiswa KKN Tanjung Agung 2 turut mendampingi dan membantu kelancaran kegiatan dengan berkoordinasi bersama pak Lurah, rt dan juga warga setempat. Selain fogging, warga juga diimbau untuk tetap menjaga kebersihan bak mandi dan genangan air secara mandiri. Sinergi antara Puskesmas, kelurahan, dan mahasiswa ini diharapkan dapat menekan angka kasus DBD dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi warga Tanjung Agung.
