15 Januari 2026 | Tim KKN Unila Periode I | Gedung Agung | Day 8
Desa Gedung Agung ternyata menyimpan potensi ekonomi kreatif yang luar biasa, khususnya di bidang kerajinan tangan. Dalam kunjungan kami kali ini, kami berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para pengrajin sulam lokal. Kerajinan ini bukan sekadar hobi, melainkan urat nadi perekonomian warga yang persebarannya cukup merata di seluruh penjuru desa.
Potensi UMKM dan Kerajinan Lokal
Berdasarkan hasil observasi dan bincang-bincang dengan warga, kami menemukan bahwa profesi penyulam merupakan pekerjaan yang umum ditekuni oleh masyarakat di Desa Gedung Agung. Meskipun dilakukan dalam skala rumahan (home industry), kualitas produk yang dihasilkan memiliki nilai seni yang sangat tinggi.
Berikut adalah tahapan pembuatan Sulam Usus yang kami pelajari:
- Persiapan Bahan (Kain Usus): Menggunakan kain yang telah dibentuk menyerupai “usus” (pilihan kain panjang yang dijahit kecil).
- Pembuatan Pola: Proses dimulai dengan menyiapkan kertas pola yang berisi desain motif baju atau hiasan yang diinginkan.
- Proses Penyulaman: Kain usus kemudian diletakkan di atas kertas pola. Pengrajin menjahit kain tersebut mengikuti alur motif yang ada pada kertas dengan sangat teliti.
- Tahap Perakitan (Assembling): Setelah seluruh bagian kain usus terjahit sesuai pola dan potongan-potongan motif telah lengkap, bagian-bagian tersebut kemudian disatukan (dijahit sambung) hingga membentuk satu kesatuan pakaian yang utuh dan indah.
Module 02 // Creative Economy Phase
Warisan Sulam Usus.
Desa Gedung Agung // Lampung
Artisan Craft & Micro-Enterprise Observation
“Preservasi teknik kriya tradisional
sebagai identitas ekonomi Desa Gedung Agung.”
Craftmanship Specs
Stitched
& Pola Kertas
Status: Production Phase
Belajar Menyulam
Execution & Assembly
Integrasi Motif & Struktural Pakaian.
Sulam Usus di Desa Gedung Agung merupakan mahakarya ketelitian. Proses diawali dengan memetakan kain usus di atas kertas pola secara presisi. Setiap jengkal jahitan mengikuti alur motif yang rumit sebelum akhirnya seluruh fragmen disatukan menjadi busana utuh. Keberadaan penyulam yang tersebar luas menjadi bukti potensi besar ekonomi kreatif berbasis komunitas di wilayah ini.
Observation Partner
UMKM Sulam Gedung Agung
Local Impact
Socio-Economic Growth
KKN Unila Periode I 2026
