Pada hari kedelapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa KKN Universitas Lampung melaksanakan kegiatan berbasis edukasi dan pelestarian budaya lokal di Kecamatan Kedamaian. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan pemahaman terhadap nilai-nilai adat istiadat setempat serta upaya pendokumentasian budaya sebagai bagian dari kontribusi mahasiswa dalam menjaga warisan kearifan lokal. Kegiatan dimulai dengan kunjungan ke rumah adat milik salah satu tokoh adat di Kecamatan Kedamaian yang menjadi pusat rujukan sejarah dan kebudayaan masyarakat setempat.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa KKN diterima secara hangat dan diberikan penjelasan mendalam mengenai asal-usul Keratuan Balau sebagai salah satu entitas adat yang memiliki peran penting dalam sejarah terbentuknya wilayah Kedamaian dan sekitarnya. Tokoh adat menjelaskan secara naratif dan sistematis mengenai silsilah, nilai-nilai adat, serta struktur sosial yang berkembang dalam Keratuan Balau sejak masa lampau hingga saat ini. Selain itu, mahasiswa juga diajak untuk melihat secara langsung berbagai benda peninggalan adat yang masih terjaga dengan baik, seperti perlengkapan adat, simbol kebesaran keratuan, serta artefak bersejarah lainnya yang memiliki nilai historis dan filosofis tinggi. Kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi mahasiswa mengenai pentingnya pelestarian budaya sebagai identitas lokal yang harus dijaga keberlangsungannya di tengah arus modernisasi.
Setelah menyelesaikan kunjungan ke rumah adat, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Muli Mekhanai Kecamatan Kedamaian. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan proses informed consent kepada pihak terkait sehubungan dengan rencana mahasiswa KKN menjadikan Muli Mekhanai sebagai model dalam pembuatan video cagar budaya. Video tersebut dirancang sebagai media edukatif dan dokumentatif untuk memperkenalkan serta mempromosikan kekayaan budaya lokal Kecamatan Kedamaian kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda. Dalam kesempatan ini, mahasiswa menjelaskan tujuan, konsep, serta manfaat dari pembuatan video cagar budaya secara transparan dan komunikatif, sehingga tercipta kesepahaman dan persetujuan bersama.
Secara keseluruhan, kegiatan KKN Day 8 ini berjalan dengan lancar dan penuh makna. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan historis dan budaya secara langsung dari sumber yang kredibel, tetapi juga berperan aktif dalam upaya pelestarian budaya lokal melalui pendekatan edukatif dan media kreatif. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan bersama.
