Pemanggilan, Lampung Selatan —Kamis, 15 Januari 2026 menjadi hari yang penuh aktivitas bagi mahasiswa KKN Universitas Lampung di Desa Pemanggilan. Sejak pagi hingga sore, tim KKN bergerak dalam berbagai kegiatan yang berfokus pada persiapan program kerja sekaligus kepedulian terhadap lingkungan desa.
Kegiatan diawali dengan kunjungan ke rumah Pak Kadus. Di sana, tim KKN melakukan diskusi santai namun serius mengenai rencana program kerja pembuatan kombucha. Pembahasan meliputi manfaat kombucha, tahapan pembuatan, serta bagaimana nanti kegiatan ini dapat melibatkan ibu-ibu PKK dan warga sekitar. Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh antusiasme.
Setelah itu, beberapa anggota tim melanjutkan kunjungan ke rumah salah satu Pak RT bersama Pak Kadus. Dalam pertemuan ini, mereka membahas dan menentukan lokasi yang tepat untuk pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan praktik pembuatan kombucha. Tempat yang dipilih diharapkan nyaman, mudah dijangkau warga, dan mendukung kelancaran acara.
Tidak berhenti di situ, tim juga mendatangi rumah tukang kue setempat untuk memesan konsumsi sebagai bentuk dukungan UMKM lokal sekaligus persiapan logistik kegiatan mendatang.
Sementara itu, di posko KKN, sebagian anggota tim tetap produktif. Ada yang fokus menyusun matriks program kerja di karton, agar rencana kegiatan lebih terstruktur dan mudah dipahami seluruh anggota. Di sudut lain, tim kreatif mulai membuat mural di area TPS liar sebagai bentuk edukasi sekaligus ajakan kepada warga untuk lebih peduli kebersihan lingkungan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan hari itu, mahasiswa KKN Universitas Lampung juga menunjukkan semangat inovasi melalui kegiatan pembuatan POC (Pupuk Organik Cair) berbahan dasar cangkang telur. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memanfaatkan limbah rumah tangga agar memiliki nilai guna serta mendukung pertanian ramah lingkungan di desa.

Proses pembuatan POC dilakukan secara bertahap, mulai dari membersihkan cangkang telur, menghaluskannya, hingga mencampurkannya dengan bahan pendukung lainnya. Mahasiswa saling bekerja sama dan berdiskusi mengenai manfaat kalsium yang terkandung dalam cangkang telur bagi kesuburan tanaman. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung tentang pengelolaan limbah organik secara sederhana namun bermanfaat.

Melalui pembuatan POC dari cangkang telur ini, mahasiswa berharap dapat memberikan contoh nyata kepada masyarakat bahwa limbah sehari-hari dapat diolah menjadi produk yang berguna. Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen mahasiswa KKN untuk terus berkontribusi dalam menciptakan program-program yang inovatif, edukatif, dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.
