Kegiatan Tasyakuran Aqiqah yang diselenggarakan oleh Teh Yayah telah terlaksana dengan lancar, khidmat, dan penuh kehangatan di lingkungan Desa Ketapang. Kegiatan ini dihadiri oleh warga setempat serta Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung yang tengah melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di Desa Ketapang. Acara tasyakuran aqiqah tersebut dilaksanakan pada hari Jum’at malam Sabtu, tepatnya pada tanggal 16 januari 2026, dimulai pukul 20.15 WIB hingga 22.00 WIB. Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan religius sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas kelahiran anak Teh Yayah. Kehadiran masyarakat sekitar menunjukkan tingginya rasa kebersamaan dan kepedulian sosial antarwarga di Desa Ketapang.
Mahasiswa KKN Universitas Lampung turut hadir sebagai bentuk partisipasi aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat. Keikutsertaan mahasiswa tidak hanya sebagai tamu undangan, tetapi juga sebagai wujud dukungan terhadap kegiatan kemasyarakatan yang selaras dengan nilai-nilai sosial, budaya, dan keagamaan yang berkembang di lingkungan desa. Rangkaian acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh masyarakat setempat, sebagai bentuk rasa syukur sekaligus permohonan doa agar anak yang diaqiqahkan kelak tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berbakti kepada orang tua, serta berguna bagi agama, bangsa, dan negara. Setelah doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah antara tuan rumah, warga, dan mahasiswa KKN Universitas Lampung.Melalui kegiatan ini, terjalin komunikasi dan silaturahmi yang semakin erat antara mahasiswa KKN Universitas Lampung dengan masyarakat Desa Ketapang.
Interaksi yang terbangun diharapkan dapat memperkuat hubungan emosional dan kerja sama selama pelaksanaan program KKN berlangsung, sehingga seluruh kegiatan pengabdian dapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari masyarakat. Mahasiswa KKN Universitas Lampung menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh Teh Yayah dan warga setempat. Diharapkan, kebersamaan dalam kegiatan tasyakuran aqiqah ini dapat menjadi awal yang baik untuk terus menjaga keharmonisan, mempererat persaudaraan, serta mendukung terciptanya lingkungan desa yang rukun dan saling peduli.
