Sawah Brebes, 17 Januari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung Periode I Tahun 2026 Kelompok Sawah Brebes 2 melaksanakan kegiatan lokakarya yang bertempat di Kantor Kelurahan Sawah Brebes. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai forum komunikasi dan koordinasi antara mahasiswa KKN, perangkat kelurahan, serta masyarakat guna menyampaikan rencana program kerja sekaligus menyerap masukan dan aspirasi dari pihak kelurahan dan warga.
Lokakarya berlangsung dalam suasana terbuka dan interaktif, dihadiri oleh perwakilan kelurahan dan masyarakat setempat. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN memaparkan beberapa program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian, khususnya yang berkaitan dengan mitigasi banjir, literasi keuangan masyarakat, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Setelah pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dimanfaatkan oleh pihak kelurahan untuk memberikan tanggapan, pertanyaan, dan saran konstruktif.
Pada sesi diskusi, salah satu pertanyaan yang disampaikan berkaitan dengan sistem pembayaran digital, khususnya mengenai apakah penggunaan QRIS termasuk dalam kategori pinjaman online. Pertanyaan ini mencerminkan tingginya perhatian masyarakat terhadap perkembangan teknologi keuangan serta perlunya pemahaman yang tepat agar masyarakat tidak salah persepsi dalam menggunakan layanan digital.
Selain itu, pembahasan juga difokuskan pada program pembuatan alat pendeteksi banjir yang direncanakan sebagai salah satu program unggulan mahasiswa KKN. Dalam sesi tanya jawab, dijelaskan bahwa alat pendeteksi banjir tersebut dirancang untuk memberikan peringatan berupa bunyi ketika ketinggian air telah melewati batas yang ditentukan. Pihak kelurahan juga menanyakan terkait perawatan alat, yang dijelaskan akan dilakukan dengan cara sederhana dan berkala agar alat dapat berfungsi secara optimal dalam jangka panjang.
Pihak kelurahan menyampaikan harapan agar alat pendeteksi banjir ini tidak hanya menjadi program sementara, tetapi dapat menjadi program unggulan yang bermanfaat secara berkelanjutan bagi wilayah Sawah Brebes. Diharapkan pula alat tersebut dapat terus digunakan sebagai sistem peringatan dini guna mengurangi risiko banjir serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Pembahasan selanjutnya menyoroti program terkait pinjaman online (pinjol). Pihak kelurahan menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat mengenai pinjaman online, mengingat kemudahan akses aplikasi pinjol sering kali dimanfaatkan tanpa pemahaman yang cukup. Oleh karena itu, masyarakat dinilai perlu mendapatkan edukasi mengenai cara menghindari manipulasi aplikasi, memahami risiko pinjaman online ilegal, serta menggunakan layanan keuangan digital secara bijak dan aman. Menanggapi hal tersebut, mahasiswa KKN menyatakan kesiapan untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi literasi keuangan sebagai bagian dari program kerja.
Selain program edukasi, dalam lokakarya ini juga disampaikan rencana kegiatan donor darah. Pihak kelurahan memberikan masukan agar kegiatan donor darah tidak hanya bersifat ajakan kepada masyarakat, tetapi juga diikuti secara aktif oleh mahasiswa KKN sebagai bentuk keteladanan. Diharapkan jumlah pendonor yang terlibat dapat mencapai lebih dari 100 orang sehingga kegiatan tersebut memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat luas.
Melalui pelaksanaan lokakarya ini, mahasiswa KKN Kelompok Sawah Brebes 2 Universitas Lampung Periode I Tahun 2026 memperoleh berbagai masukan berharga yang akan dijadikan dasar dalam penyempurnaan dan pelaksanaan program kerja. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di wilayah Sawah Brebes.
Lokakarya ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan selama masa pelaksanaan KKN, serta memastikan bahwa setiap program yang dijalankan benar-benar relevan, bermanfaat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
