ukabumi Indah – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sukabumi Indah 1 melaksanakan salah satu program kerja di bidang kesehatan masyarakat dengan turut berpartisipasi dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) pada hari Senin, (18/1). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya ibu hamil, bayi, balita, serta lanjut usia, melalui pelayanan kesehatan dasar yang mudah dijangkau, terintegrasi, dan berkesinambungan.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Sukabumi Indah 1 ikut serta membantu kegiatan Posyandu Alamanda yang telah lama aktif dan dikenal oleh masyarakat setempat. Posyandu Alamanda merupakan salah satu posyandu yang memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat dan bahkan telah meraih prestasi dengan masuk nominasi sebagai juara 3 Posyandu Terbaik tingkat nasional. Hal ini menunjukkan tingginya kualitas pelayanan serta partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung keberlangsungan kegiatan posyandu.

Kegiatan Posyandu Alamanda dimulai pada pukul 08.30 WIB dengan berbagai rangkaian pelayanan kesehatan, di antaranya penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemeriksaan kesehatan ibu dan balita. Selain itu, mahasiswa KKN bersama kader posyandu juga memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya mengenai stunting. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pola asuh yang baik, serta pemantauan pertumbuhan anak sejak dini guna mencegah terjadinya stunting.
Untuk meningkatkan partisipasi dan antusiasme masyarakat, kegiatan edukasi stunting dilengkapi dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Dalam sesi tersebut, disediakan beberapa hadiah sebagai bentuk apresiasi bagi peserta yang aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan. Pendekatan ini dinilai efektif dalam menciptakan suasana yang komunikatif sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap materi yang disampaikan.
Selain pelayanan kesehatan dan edukasi, kegiatan posyandu juga disertai dengan pemberian Makanan Bergizi (MBG) bagi anak-anak serta konsumsi bagi para lansia. Makanan yang diberikan kepada lansia merupakan hasil olahan kader posyandu yang dibuat secara mandiri dengan memanfaatkan dana kas kelompok. Dana tersebut berasal dari iuran rutin anggota yang dikelola melalui sistem tabungan, yang juga dikombinasikan dengan kegiatan arisan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antaranggota posyandu dan masyarakat.
Dalam pelaksanaan kegiatan, ditemukan beberapa anak yang mengalami indikasi stunting, yang ditandai dengan tinggi badan yang tidak sesuai dengan usia serta ukuran lingkar kepala yang lebih kecil dari standar pertumbuhan. Temuan tersebut segera ditindaklanjuti dengan pelaporan kepada pihak kelurahan dan tenaga kesehatan terkait, guna dilakukan penanganan lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku. Langkah ini merupakan bentuk upaya deteksi dini agar anak-anak yang terindikasi stunting dapat segera memperoleh intervensi yang tepat.
Secara keseluruhan, Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak. Melalui berbagai kegiatan pelayanan kesehatan dasar yang dilakukan secara rutin dan terintegrasi, Posyandu diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan penyakit, peningkatan status gizi, serta pembinaan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Partisipasi mahasiswa KKN Sukabumi Indah 1 dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif serta memperkuat sinergi antara mahasiswa, kader posyandu, dan masyarakat.
