
Way Galih, 19 Januari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung pada hari ini melaksanakan kegiatan penyuluhan mengenai bahaya nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) yang diadakan oleh pihak Puskesmas Kaliasin, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa KKN Desa Way Galih 1, Desa Way Galih 2, Desa Way Galih 3, serta mahasiswa KKN dari Institut Teknologi Sumatera (Itera) di Balai Desa Way Galih sebagai bentuk kolaborasi lintas kelompok dan lintas perguruan tinggi.
Dalam kegiatan penyuluhan tersebut, disampaikan materi mengenai pengenalan nyamuk penyebab DBD, dampak penyakit yang ditimbulkan, serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan oleh masyarakat. Salah satu poin utama yang dijelaskan adalah penerapan 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas, serta langkah tambahan lainnya untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk di lingkungan sekitar.
Selain penyuluhan materi, disampaikan pula rencana tindak lanjut berupa kegiatan praktik pembuatan perangkap nyamuk yang dapat diimplementasikan secara mandiri di rumah warga. Kegiatan praktik tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada hari berikutnya sebagai upaya konkret dalam pencegahan DBD di tingkat rumah tangga.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa KKN juga akan mendapatkan penugasan berupa proyek pengabdian untuk membantu mengedukasi masyarakat Desa Way Galih mengenai bahaya nyamuk DBD serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Proyek ini diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, pengabdian mahasiswa hadir dalam bentuk pengetahuan dan kepedulian. Dari ruang edukasi sederhana, langkah pencegahan DBD mulai diperkuat dengan menyatukan peran mahasiswa dan masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan Desa Way Galih.
