Pada hari Selasa, 20 januari 2026, Kelompok 2 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Teluk Betung melaksanakan rangkaian kegiatan terpadu yang mengintegrasikan aspek kebersihan lingkungan, pemberdayaan ekonomi lokal, serta penguatan nilai-nilai keagamaan masyarakat. Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi program kerja berbasis kebutuhan sosial yang bertujuan mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, masyarakat yang produktif, serta kehidupan sosial yang harmonis.
Agenda kegiatan diawali pada pagi hari dengan pelaksanaan Selasa Bersih, yaitu kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan bersama warga sekitar. Kegiatan Selasa Bersih kali ini dilakukan di dua wilayah RT, tepatnya di Jalan Ikan Pari. Mahasiswa dan masyarakat secara bersama-sama membersihkan area jalan serta ruang publik yang kerap menjadi titik penumpukan sampah, serta mencabut rumput-rumput liar dan lumut yang merugikan lingkungan sekitar. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada hasil fisik berupa lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga dimaknai sebagai upaya menumbuhkan kembali kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sebagai tanggung jawab bersama. Melalui keterlibatan langsung warga, Selasa Bersih menjadi sarana penguatan partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
Setelah kegiatan kebersihan lingkungan, mahasiswa melanjutkan agenda dengan penguatan media informasi dan identitas UMKM lokal melalui pemasangan banner usaha milik warga. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan visibilitas UMKM sebagai penggerak ekonomi masyarakat setempat. Melanjutkan agenda sebelumnya, hari ini mahasiswa kembali memasang banner. Kali ini untuk dua usaha yakni “Pecel dan Ketoprak Bu Nur” yang menyediakan menu pecel lontong, ketoprak, gado-gado, goreng tahu, tempe, serta bakwan dan usaha “Mie Ayam” yang bertempat di Pasar Kangkung dengan kisaran harga 10-12 ribu rupiah. Pemasangan banner disambut respons positif oleh pemilik UMKM. Banner UMKM ini diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga sebagai simbol pengakuan terhadap keberadaan dan potensi pelaku usaha lokal. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya mendorong tumbuhnya rasa percaya diri pelaku UMKM sekaligus memperkuat eksistensi ekonomi lokal agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.
Pada malam hari, rangkaian kegiatan ditutup dengan pengajian dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang diikuti oleh masyarakat setempat. Pengajian yang bertempat di Masjid Darus Salam ini menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus sarana mempererat hubungan sosial antarwarga. Peringatan Isra Mi’raj dimaknai sebagai momentum untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, kedisiplinan, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari, yang sejalan dengan semangat pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan Selasa Bersih, penguatan UMKM lokal, dan pengajian peringatan Isra Mi’raj mencerminkan pendekatan pengabdian di tengah masyarakat yang holistik, di mana aspek lingkungan, ekonomi, dan spiritual dijalankan secara seimbang. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Kelompok 2 KKN Desa Teluk Betung dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat serta mendorong pemberdayaan berbasis potensi lokal. Sinergi antara mahasiswa dan warga yang terbangun melalui kegiatan ini dan diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat bagi keberlanjutan program-program kerja KKN selanjutnya.

