Beringin Jaya — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Beringin Jaya melaksanakan kegiatan sosialisasi penguraian sampah organik menggunakan maggot pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan minat masyarakat, khususnya para peternak, dalam mengelola sampah organik secara efektif dan ramah lingkungan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Sri Wahyu Dwi Lestari Ningsih, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Koordinator Desa KKN, Ageng Hariansyah, serta Bapak Lurah Beringin Jaya, Fajar Apriansyah, S.H. Acara kemudian ditutup dengan doa sebagai penanda dimulainya rangkaian kegiatan inti.
Sosialisasi dipandu oleh moderator Chyntia Mahika Hutabarat dan Anggita Stevina yang mengarahkan jalannya acara dengan tertib dan interaktif. Pemaparan materi disampaikan oleh Andree Yuwan Panghestu yang menjelaskan secara rinci mengenai pemanfaatan maggot sebagai media pengurai sampah organik.
Dalam penyampaiannya, Andree Yuwan Panghestu menjelaskan berbagai aspek penting, mulai dari manfaat maggot dalam mengurangi volume sampah organik, tempat memperoleh bibit maggot, jenis limbah yang dapat dijadikan pakan, hingga cara menghindari bau dan manajemen risiko agar tidak menjadi sarang lalat. Selain itu, peserta juga mendapatkan informasi mengenai umur panen maggot serta potensi pemanfaatannya sebagai solusi pengelolaan sampah yang efektif dan mudah diterapkan di lingkungan masyarakat.
Kegiatan ini dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung aktif. Peserta juga mengikuti praktik langsung cara penguraian sampah organik menggunakan maggot. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan serta ketertarikan mereka terhadap penerapan metode ini di kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat Desa Beringin Jaya dapat mengimplementasikan pengelolaan sampah organik berbasis maggot secara berkelanjutan, sehingga mampu mengurangi permasalahan sampah sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
