
Pada hari Selasa, 20 Januari 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung Periode I Tahun 2026 yang bertugas di Kelurahan Perumnas Way Halim melaksanakan kegiatan Selasa Bersih sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan secara bersama-sama.
Kegiatan Selasa Bersih dimulai pada pukul 07.30 WIB dengan titik awal di perempatan antara Jalan Malabar dan Jalan Galunggung Raya. Kegiatan kerja bakti ini dilakukan di sepanjang Jalan Malabar dengan fokus pada pembersihan selokan, pemangkasan rumput liar, serta pengumpulan sampah yang berserakan di pinggir jalan. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung bekerja sama dengan warga setempat, Ketua RT, serta Ketua Lingkungan yang turut turun langsung dalam kegiatan kerja bakti. Kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat mencerminkan semangat gotong royong yang masih terjaga dengan baik di lingkungan Kelurahan Perumnas Way Halim.

Kegiatan Selasa Bersih berlangsung dengan lancar dan selesai pada pukul 09.00 WIB. Setelah kegiatan selesai, warga kembali ke rumah masing-masing, sementara mahasiswa KKN kembali ke posko untuk melanjutkan kegiatan berikutnya. Lingkungan di sepanjang Jalan Malabar tampak lebih bersih dan rapi, terutama pada bagian selokan yang sebelumnya tertutup oleh sampah dan rumput liar.
Selain kegiatan kerja bakti Selasa Bersih, pada hari yang sama mahasiswa KKN Universitas Lampung juga melaksanakan program kerja di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program kerja ini berfokus pada digitalisasi sistem pembayaran serta pemetaan lokasi UMKM melalui platform Google Maps. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan visibilitas usaha serta mempermudah konsumen dalam melakukan transaksi.

Dalam pelaksanaan program digitalisasi pembayaran, mahasiswa KKN memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya penggunaan metode pembayaran non-tunai atau digital, seperti QRIS dan dompet digital lainnya. Mahasiswa menjelaskan manfaat sistem pembayaran digital, antara lain kemudahan transaksi, pencatatan keuangan yang lebih rapi, serta potensi peningkatan jumlah pelanggan, terutama dari kalangan masyarakat yang sudah terbiasa menggunakan pembayaran digital. Selain itu, mahasiswa juga membantu pelaku UMKM dalam memahami langkah-langkah dasar penggunaan sistem pembayaran digital, mulai dari proses pendaftaran hingga cara penggunaannya dalam transaksi sehari-hari.
Selain digitalisasi pembayaran, mahasiswa KKN juga melaksanakan pemetaan lokasi UMKM melalui Google Maps. Kegiatan ini dilakukan dengan cara mendata lokasi usaha, nama UMKM, jenis usaha, jam operasional, serta informasi pendukung lainnya. Data tersebut kemudian diinput ke dalam Google Maps agar lokasi UMKM dapat dengan mudah ditemukan oleh masyarakat luas. Dengan adanya pemetaan lokasi ini, diharapkan UMKM di Kelurahan Perumnas Way Halim dapat lebih dikenal, tidak hanya oleh warga sekitar, tetapi juga oleh masyarakat dari luar wilayah.
Program pemetaan UMKM melalui Google Maps juga bertujuan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kepercayaan konsumen. Keberadaan lokasi usaha yang tercantum secara jelas dan akurat di platform digital dinilai dapat meningkatkan profesionalitas UMKM serta mempermudah konsumen dalam memberikan ulasan atau rekomendasi. Mahasiswa KKN turut memberikan edukasi singkat kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya menjaga informasi usaha tetap terbaru, seperti jam buka, nomor kontak, dan foto produk, agar dapat menarik minat pelanggan.
Melalui pelaksanaan program kerja digitalisasi pembayaran dan pemetaan lokasi UMKM ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung Periode I Tahun 2026 berharap dapat mendorong perkembangan UMKM di Kelurahan Perumnas Way Halim agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Diharapkan pula program ini dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan daya saing usaha, memperluas jangkauan pasar, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
