Bandar Lampung — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelurahan Kuripan 2 melaksanakan Program Kerja Poskeskel (Pos Kesehatan Keliling) pada Selasa, 20 Januari 2026, yang dipusatkan di rumah Ketua RT 06, Bapak Ali, Kelurahan Kuripan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang bertujuan mendekatkan akses pemeriksaan kesehatan dasar kepada warga.
Dalam kegiatan Poskeskel ini, masyarakat setempat mendapatkan layanan pemeriksaan gula darah, asam urat, tekanan darah (tensi), dan kolesterol. Pemeriksaan tersebut penting sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai penyakit tidak menular yang umum terjadi di masyarakat, seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan metabolik. Dengan adanya pemeriksaan langsung di lingkungan RT, warga dapat mengetahui kondisi kesehatannya tanpa harus terlebih dahulu datang ke fasilitas kesehatan yang lebih jauh.
Setiap warga yang mengikuti pemeriksaan tidak hanya menerima hasil tes dalam bentuk angka, tetapi juga memperoleh penjelasan mengenai arti hasil tersebut. Mahasiswa KKN menyampaikan informasi secara sederhana agar mudah dipahami, termasuk menjelaskan batas normal dan risiko apabila hasil pemeriksaan berada di luar rentang yang dianjurkan. Bagi warga yang hasilnya menunjukkan potensi masalah kesehatan, diberikan saran untuk segera memeriksakan diri ke puskesmas atau dokter guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Pelaksanaan Poskeskel ini disambut antusias oleh masyarakat RT 06. Banyak warga memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai sarana untuk mengetahui kondisi kesehatannya secara lebih teratur. Dampak awal dari kegiatan ini terlihat dari meningkatnya kesadaran warga terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin serta pemahaman bahwa pencegahan dan deteksi dini lebih efektif dibandingkan penanganan saat penyakit sudah berkembang.
Setelah kegiatan Poskeskel selesai, kelompok KKN Kelurahan Kuripan 2 turut berpartisipasi dalam pembagian MBG (Makanan Bergizi) kepada bayi, balita, dan ibu hamil di wilayah setempat. Kegiatan ini menjadi pelengkap dari upaya promotif yang dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan, karena pemenuhan gizi merupakan salah satu faktor utama dalam menjaga kesehatan dan mencegah berbagai masalah, termasuk stunting dan gangguan tumbuh kembang anak.
Pembagian MBG dilaksanakan secara tertib dan diterima dengan baik oleh masyarakat. Bagi kelompok rentan seperti bayi, balita, dan ibu hamil, bantuan makanan bergizi ini memiliki makna penting sebagai dukungan terhadap kebutuhan nutrisi harian. Keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara tim KKN dan masyarakat, sekaligus menunjukkan kontribusi nyata mahasiswa dalam kegiatan sosial dan kesehatan di Kelurahan Kuripan.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan Poskeskel dan pembagian MBG pada 20 Januari 2026 memberikan dampak positif berupa meningkatnya literasi kesehatan masyarakat, terbukanya akses pemeriksaan dasar, serta penguatan perhatian terhadap gizi kelompok rentan. Kegiatan ini mencerminkan peran mahasiswa KKN sebagai mitra masyarakat dalam mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan di tingkat kelurahan.


