Pada hari Rabu, 21 Januari 2026, kelompok KKN Desa Kalisari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai anti-bullying kepada anak sekolah di SDN 02 Kalisari. Kegiatan ini ditujukan khusus kepada siswa kelas 4, 5, dan 6 sebagai upaya pencegahan tindakan perundungan sejak usia sekolah dasar, sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter positif dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan sebagai bentuk edukasi kepada siswa mengenai pentingnya sikap saling menghargai, menghormati perbedaan, serta memahami dampak negatif dari perilaku bullying, baik secara fisik, verbal, maupun sosial. Materi disampaikan dengan metode yang ramah anak, interaktif, dan mudah dipahami, sehingga siswa dapat menerima pesan dengan baik tanpa merasa tertekan. Penyampaian materi juga disertai dengan contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan siswa, seperti perundungan di kelas, saat bermain, maupun di lingkungan pertemanan.

Pelaksanaan kegiatan sosialisasi dimulai pada pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB. Sebelum kegiatan dimulai, anggota kelompok KKN telah datang ke sekolah sejak pukul 09.00 WIB untuk membantu mempersiapkan tempat, alat, serta media pendukung yang akan digunakan selama kegiatan berlangsung. Persiapan tersebut meliputi penataan ruang kelas, pemasangan media visual, serta koordinasi dengan pihak sekolah agar kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan lancar.
Untuk menciptakan suasana yang menyenangkan dan membangun kedekatan dengan siswa, kegiatan diawali dengan sesi ice breaking berupa permainan ringan dan bernyanyi bersama. Melalui kegiatan ini, siswa terlihat lebih rileks, ceria, dan siap mengikuti rangkaian acara selanjutnya. Ice breaking ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan serta memperkuat pesan bahwa lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan menyenangkan bagi semua.
Selama penyampaian materi, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pemateri dan berani menyampaikan pendapatnya. Sebagai bentuk apresiasi, kelompok KKN memberikan hadiah kecil kepada siswa dan siswi yang berani maju ke depan kelas untuk menjawab pertanyaan atau berbagi pengalaman. Pemberian hadiah ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan semangat siswa, tetapi juga melatih rasa percaya diri dan keberanian dalam menyampaikan pendapat secara positif.
Selain itu, kegiatan sosialisasi juga diisi dengan pembuatan konten bersama siswa dan siswi SDN 02 Kalisari. Konten tersebut berupa foto dan video edukatif bertema anti-bullying yang menampilkan pesan-pesan positif, seperti ajakan untuk saling menghormati, menolak perundungan, dan menjadi teman yang baik. Melalui pembuatan konten ini, siswa diajak untuk berperan aktif sebagai agen perubahan dan menyuarakan penolakan terhadap bullying dengan cara yang kreatif dan menyenangkan.
Sebagai penutup kegiatan, kelompok KKN mengajak seluruh siswa untuk melakukan joget bersama sebagai simbol penolakan terhadap bullying. Joget bersama ini diiringi dengan yel-yel dan gerakan sederhana yang mengandung pesan anti-bullying. Kegiatan ini disambut dengan penuh kegembiraan oleh siswa, sehingga pesan yang disampaikan dapat tertanam dengan baik dan mudah diingat.
Melalui kegiatan sosialisasi anti-bullying ini, kelompok KKN Desa Kalisari berharap dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata kelompok KKN dalam mendukung pembentukan karakter, sikap saling menghargai, serta perilaku sosial yang positif pada anak sejak dini, khususnya di lingkungan SDN 02 Kalisari.
