Selasa 20 Januari 2026,tepat pukul 08.30 WIB, mahasiswa KKN Kelompok 2 Kelurahan Tanjung Agung memulai kegiatan sosialisasi anti-bullying yang bertempat di kelas 5A MIN 3 Bandar Lampung. Kedatangan kami disambut dengan antusiasme luar biasa dan keceriaan dari anak-anak kelas 5A. Sosialisasi ini merupakan upaya kami untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai bahaya perundungan (bullying) sejak dini, mengingat lingkungan sekolah merupakan tempat di mana karakter anak-anak mulai terbentuk secara intens.
Rangkaian kegiatan hari ini diawali dengan pengerjaan pre-test untuk mengukur sejauh mana pemahaman awal siswa mengenai topik perundungan. Setelah itu, kami masuk ke sesi materi utama yang membahas tentang arti bullying, jenis-jenisnya—baik secara fisik, verbal, maupun di dunia maya—serta dampak buruk yang bisa dialami oleh korban maupun pelaku. Kami juga menjelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan jika mereka menjadi korban atau melihat tindakan perundungan di sekitar mereka. Agar suasana tidak kaku dan tetap interaktif, kami menyisipkan sesi ice breaking serta kuis berhadiah di tengah penyampaian materi. Hal ini terbukti ampuh membangkitkan semangat anak-anak.

Setelah pemaparan materi selesai, kegiatan dilanjutkan ke sesi Focus Group Discussion (FGD). Dalam sesi ini, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil yang masing-masing didampingi oleh 2-3 mahasiswa KKN. Kami membagikan kertas origami kepada setiap siswa sebagai media untuk menuliskan pengalaman pribadi atau perasaan mereka terkait perundungan. Sesi ini menjadi momen yang cukup emosional sekaligus bermakna; anak-anak mulai terbuka untuk bertukar cerita dan curhat mengenai hal-hal yang mereka alami. Di sinilah kami berperan sebagai pendengar sekaligus memberikan solusi dan edukasi personal tentang cara menghadapi situasi sulit tersebut.
Sebagai penutup, kami melakukan evaluasi melalui post-test untuk melihat peningkatan pemahaman siswa setelah menerima materi dan sesi diskusi.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan, serta pengambilan beberapa konten kreatif untuk TikTok bersama anak-anak sebagai bentuk perayaan atas keberhasilan sosialisasi hari ini. Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak kelas 5A MIN 3 Bandar Lampung dapat menjadi agen perubahan yang mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

