
PANJANG UTARA — Pada Selasa, 21 Januari 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok Panjang Utara 2 melaksanakan kegiatan sosialisasi di Posyandu Kebon Jeruk pada pagi hari. Kegiatan ini mengusung tema “Pemanfaatan Limbah Tulang Ikan sebagai Sumber Gizi untuk Mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG)” yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi serta pemanfaatan bahan pangan lokal yang bernilai gizi tinggi.
Kegiatan diawali dengan pelayanan kesehatan kepada warga yang hadir. Mahasiswa KKN bersama kader posyandu melakukan penimbangan dan pengukuran tinggi badan, berat badan, serta lingkar perut terhadap balita, anak-anak, orang dewasa, hingga lansia. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan kesehatan sederhana berupa pengecekan gula darah dan tekanan darah sebagai bentuk deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat.

Setelah rangkaian pemeriksaan kesehatan selesai, warga dikumpulkan untuk mengikuti sesi sosialisasi utama. Mahasiswa KKN Panjang Utara 2 memberikan penjelasan mengenai proses pembuatan tepung tulang ikan, mulai dari tahap pembersihan, perebusan, pengeringan, hingga penghalusan tulang ikan menjadi tepung yang siap digunakan. Dalam pemaparan tersebut, mahasiswa menjelaskan bahwa tepung tulang ikan memiliki kandungan kalsium dan mineral yang tinggi, sehingga bermanfaat untuk pertumbuhan tulang anak serta menjaga kesehatan tulang pada orang dewasa dan lansia.

Selain praktik pembuatan, mahasiswa KKN juga memberikan penyuluhan mengenai nilai gizi serta pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Warga diberikan pemahaman bahwa limbah tulang ikan yang selama ini kurang dimanfaatkan sebenarnya dapat diolah menjadi bahan pangan tambahan yang bernilai ekonomis dan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah.
Selama kegiatan berlangsung, warga menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari keaktifan warga dalam menyimak materi, mengajukan pertanyaan, serta berdiskusi mengenai cara pemanfaatan tepung tulang ikan dalam menu makanan sehari-hari. Anak-anak juga terlihat aktif dan bersemangat mengikuti kegiatan posyandu. Kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan lancar dan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam meningkatkan kesadaran gizi serta memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal di Kelurahan Panjang Utara.
