Desa Gebang, 22 Januari 2026 — Memasuki hari ke-15 masa Kuliah Kerja Nyata (KKN), tim kolaborasi Universitas Lampung (Unila) dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Desa Gebang fokus pada penguatan internal dan manajemen lingkungan posko, Kamis (22/1). Momentum ini sekaligus menandai titik tengah perjalanan pengabdian mahasiswa di wilayah Kecamatan Teluk Pandan.
Cuaca yang didominasi hujan gerimis sejak pagi hari tidak menyurutkan produktivitas mahasiswa di kediaman mereka yang berlokasi di kawasan Puri Gebang. Tim memutuskan untuk memanfaatkan waktu dengan melakukan pembersihan menyeluruh di lingkungan posko. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga sanitasi, kenyamanan, serta kedisiplinan dalam mengelola fasilitas yang menjadi pusat koordinasi seluruh program kerja selama di desa.
Aktivitas gotong royong di lingkungan internal ini menjadi sarana refleksi bagi para mahasiswa setelah dua minggu penuh melaksanakan berbagai agenda lapangan, mulai dari survei ekowisata hingga sosialisasi karakter di sekolah dasar.
Menutup rangkaian kegiatan di hari ke-15, tim KKN menyelenggarakan agenda yasinan bersama di malam Jumat. Kegiatan dilaksanakan untuk memohon kelancaran serta keberkahan dalam menjalankan sisa masa pengabdian yang masih berjalan. Selain itu, suasana religius ini menjadi momen penting untuk mempererat ikatan kekeluargaan dan solidaritas antaranggota kelompok dari kedua universitas.
“Hari ini merupakan momen bagi kami untuk berbenah, baik secara fisik di lingkungan posko maupun secara spiritual. Kami berharap sinergi yang telah terbangun hingga pertengahan masa KKN ini dapat terus terjaga demi kelancaran program-program kami ke depan bagi warga Desa Gebang,” ungkap salah satu anggota tim KKN.

Dengan selesainya tahap evaluasi dan pembenahan internal ini, tim KKN Unila-Untirta menyatakan kesiapannya untuk kembali terjun ke tengah masyarakat dengan agenda-agenda pemberdayaan yang telah direncanakan pada pekan mendatang.
