Agenda Kelompok 2 KKN Desa Teluk Betung pada hari Selasa, 20 Januari 2026, berfokus pada implementasi program kerja edukasi lingkungan di sekolah serta persiapan infrastruktur kelurahan. Kegiatan utama dimulai pada pukul 10.00 hingga 11.30 WIB di SD Negeri 1 Teluk Betung, dengan melaksanakan pelatihan teknik eco print. Program ini diikuti oleh sekitar 45 siswa dari kelas 5 yang tampak sangat antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan. Dalam sesi ini, mahasiswa mengajak para siswa untuk berkreasi menggunakan bahan-bahan alami seperti daun dan bunga yang diletakkan di atas media kain, kemudian dipukul secara perlahan hingga pigmen warna alaminya berpindah dan membentuk pola yang artistik. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang seni grafis sederhana, tetapi juga diajak untuk lebih mencintai dan memanfaatkan kekayaan alam di sekitar mereka secara kreatif dan ramah lingkungan.
Setelah menyelesaikan agenda di sekolah, para mahasiswa kembali ke posko untuk melanjutkan persiapan program kerja fisik, yaitu pembuatan plang peringatan larangan membuang sampah sembarangan. Aktivitas siang hingga sore hari ini difokuskan pada tahap akhir pengerjaan papan kayu, di mana mahasiswa melakukan proses pengecatan dasar untuk memberikan ketahanan pada kayu dari cuaca. Selain itu, dilakukan juga proses pemberian tulisan peringatan menggunakan teknik pilok dan cetakan huruf agar pesan yang disampaikan terlihat tegas, rapi, dan mudah dibaca dari jarak jauh. Pengerjaan plang ini merupakan langkah nyata mahasiswa dalam mendukung kebersihan lingkungan di wilayah Kelurahan Teluk Betung Selatan.
Kombinasi kegiatan hari ini mencerminkan komitmen Kelompok 2 dalam menyentuh berbagai aspek pengabdian, mulai dari pemberian keterampilan kreatif bagi generasi muda hingga upaya preventif menjaga kelestarian lingkungan melalui sarana fisik. Antusiasme para siswa kelas 5 dalam praktik eco print menjadi penyemangat tersendiri bagi kelompok, sementara tuntasnya pengecatan plang sampah menandakan kesiapan mahasiswa untuk segera melakukan pemasangan di titik-titik rawan sampah pada hari berikutnya. Dengan selesainya dua agenda besar ini, mahasiswa terus berupaya memastikan setiap program kerja memberikan dampak visual dan edukatif yang berkelanjutan bagi warga Desa Teluk Betung.

