Rajabasa Jaya — Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, warga Kelurahan Rajabasa Jaya bersama pengurus Masjid Al Ikhlas RT 07 menggelar pengajian pada malam hari yang berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Partisipasi masyarakat sangat tinggi untuk mengikuti peringatan Isra Mi’raj ini. Peserta pengajian memenuhi masjid hingga ke serambi masjid. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Mahasiswa KKN Universitas Lampung Periode 1 Tahun 2026 sebagai bentuk partisipasi dalam kegiatan keagamaan di masyarakat.
Persiapan acara dimulai pada pukul 20.00 WIB di Masjid Al Ikhlas, dilanjutkan dengan pembukaan acara secara resmi pada pukul 20.20 WIB. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan kalam ilahi, sambutan-sambutan dari para tokoh yang hadir, hingga ke acara inti, yaitu tausyiah.

Sambutan pertama disampaikan oleh Bapak Miftahul Bararah, S.Ag selaku pengurus masjid yang mewakili takmir Masjid Al Ikhlas. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas antusiasme jamaah dan berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah di lingkungan masyarakat.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Lurah Rajabasa Jaya, Bapak Agus Purwanto, S.Sos, yang sekaligus membacakan sambutan dari Wali Kota Bandar Lampung. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung mendukung penuh kegiatan-kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Pemerintah juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama berdoa kepada Allah SWT agar Kota Bandar Lampung senantiasa dijauhkan dari bencana, pendapatan masyarakat meningkat, serta program-program pembangunan di bidang kesehatan dan pendidikan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan shalawat Nabi yang diikuti oleh seluruh jamaah dengan penuh kekhusyukan.
Puncak acara diisi dengan tausyiah oleh K.H. Dr. Arfandi, M.A. Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan tentang kuasa Allah SWT serta berbagai kejadian luar biasa yang berkaitan dengan keimanan, seperti irhas (peristiwa besar sebelum kenabian), mukjizat yang diberikan kepada para nabi, karomah yang dianugerahkan kepada wali-wali Allah yang istiqomah dalam keimanan, serta maunah sebagai pertolongan Allah kepada mukmin yang taat.
Lebih lanjut, K.H. Dr. Arfandi menekankan pentingnya sholat sebagai kewajiban utama seorang muslim. Sholat merupakan amalan pertama yang akan dihisab oleh Allah SWT pada hari kiamat, sehingga umat Islam diingatkan untuk senantiasa menjaga sholat dengan sebaik-baiknya.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan penutup, dan kegiatan pengajian Isra Mi’raj ini berakhir sekitar pukul 22.00 WIB dalam suasana tertib, aman, dan penuh keberkahan.
