Day 14 KKN kami di Kelurahan Segala Mider diisi dengan berbagai kegiatan yang cukup padat dan berfokus pada penguatan program kerja yang telah dan akan dilaksanakan. Sejak pagi hingga sore hari, hampir seluruh waktu kami habiskan untuk kegiatan lapangan, persiapan, hingga evaluasi bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Pagi hari kami awali dengan kegiatan pendistribusian QRIS yang sebelumnya telah kami cetak kepada beberapa pelaku UMKM di wilayah Segala Mider. Warung Bejo, Warung Lateb Jaya, dan Warung Arjuna menjadi sasaran pendistribusian QRIS hari ini. Dalam proses pembagian tersebut, kami tidak hanya menyerahkan QRIS secara langsung, tetapi juga menjelaskan secara singkat mengenai fungsi QRIS, manfaat penggunaannya, serta cara menerima pembayaran non-tunai. Respons dari pemilik warung cukup baik karena mereka merasa terbantu dengan adanya alternatif sistem pembayaran yang lebih praktis dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Setelah kegiatan lapangan selesai, kami kembali ke posko untuk melakukan bersih-bersih. Kegiatan ini kami lakukan karena akan ada kunjungan dari Dosen Pembimbing Lapangan. Kami merapikan ruangan, menata ulang perlengkapan KKN, membersihkan area sekitar posko, serta memastikan suasana posko terlihat rapi dan nyaman. Meskipun kegiatan ini terlihat sederhana, namun membutuhkan kerja sama seluruh anggota agar dapat selesai tepat waktu dan hasilnya maksimal.
Memasuki siang hari, kami melanjutkan kegiatan dengan mendesain poster untuk program kerja sosialisasi bullying. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari persiapan sosialisasi, karena poster digunakan sebagai media pendukung agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan lebih jelas dan menarik. Dalam proses desain, kami berdiskusi mengenai konsep visual, pemilihan warna, penggunaan bahasa yang sederhana, serta penentuan poin-poin utama yang akan ditampilkan, seperti pengertian bullying, contoh perilaku bullying, dampaknya, dan ajakan untuk berani melapor. Kami berusaha menyesuaikan desain poster dengan target sasaran, yaitu anak-anak usia sekolah, sehingga tampilannya dibuat lebih komunikatif dan mudah dipahami.

Proses desain poster ini cukup memakan waktu karena kami ingin hasilnya benar-benar sesuai dengan tujuan program. Beberapa kali kami melakukan revisi agar isi poster tidak terlalu padat, namun tetap memuat pesan utama tentang pentingnya sikap saling menghargai dan menolak segala bentuk bullying. Kegiatan ini juga menjadi momen diskusi internal tim, karena setiap anggota memberikan masukan agar poster yang dihasilkan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga kuat dari sisi pesan.
Menjelang sore hari, kami kembali fokus pada persiapan pemaparan program kerja kepada DPL. Dalam pemaparan tersebut, kami menjelaskan seluruh program kerja yang telah dilaksanakan selama KKN di Kelurahan Segala Mider. Terdapat enam program kerja yang kami sampaikan, yaitu pembuatan banner UMKM, pendampingan Nomor Induk Berusaha (NIB), pembuatan dan distribusi QRIS, pembuatan konten UMKM, sosialisasi perempuan dan anak, serta sosialisasi gizi terkait MPASI dan ASI. Setiap program dijelaskan secara singkat namun runtut, mulai dari tujuan, bentuk kegiatan, hingga capaian yang telah diperoleh.

Kegiatan hari itu ditutup dengan sesi evaluasi dan diskusi bersama DPL. Melalui evaluasi ini, kami mendapatkan masukan terkait pelaksanaan program kerja serta hal-hal yang perlu diperhatikan ke depannya. Day 14 menjadi hari yang cukup menguras tenaga, namun juga memberikan kepuasan tersendiri karena kami tidak hanya menjalankan kegiatan lapangan, tetapi juga mempersiapkan dan merefleksikan program kerja secara menyeluruh. Hari ini menjadi bukti bahwa setiap proses, baik yang terlihat langsung oleh masyarakat maupun yang dilakukan di balik layar, memiliki peran penting dalam keberhasilan kegiatan KKN di Kelurahan Segala Mider.
