BANDAR LAMPUNG – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) yang bertugas di Kelurahan Kelapa Tiga sukses menggelar aksi kolaboratif di SMP Swadaya Bandar Lampung pada Selasa (21/1/2026).
Kegiatan ini fokus pada dua isu kesehatan penting: pencegahan kekerasan seksual dan pemberian suplemen penambah darah untuk remaja putri.
Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dirancang secara interaktif dan edukatif dengan melibatkan tenaga kesehatan dari puskesmas setempat.
Alur Edukasi Berbasis Data
Untuk mengukur efektivitas sosialisasi, tim mahasiswa memulai kegiatan dengan sesi pre-test. Melalui ujian singkat ini, para mahasiswa memetakan sejauh mana pengetahuan awal para siswa mengenai definisi dan batasan kekerasan seksual.
Memasuki sesi materi, suasana berlangsung hangat dan dialogis. Mahasiswa tidak hanya memaparkan materi secara searah, tetapi juga aktif memberikan pertanyaan pemantik kepada siswa. Interaksi ini bertujuan untuk menggali persepsi siswa mengenai cara menjaga diri di lingkungan sekolah maupun media sosial.
”Kami ingin memastikan siswa tidak hanya mendengar, tapi benar-benar paham. Setelah penyampaian materi, banyak siswa yang antusias bertanya, dan kami memberikan penjelasan mendalam untuk meluruskan pemahaman mereka,” ujar perwakilan mahasiswa KKN Kelapa Tiga.

Kolaborasi dengan Puskesmas dan Pencegahan Stunting
Melengkapi materi dari mahasiswa, petugas kesehatan dari Puskesmas turut hadir memberikan edukasi mengenai pentingnya kesehatan reproduksi dan kaitannya dengan pencegahan stunting sejak dini.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula pembagian pil penambah darah bagi remaja putri sebagai langkah preventif mencegah anemia.
Setelah seluruh rangkaian materi selesai, kegiatan ditutup dengan post-test untuk melihat peningkatan pemahaman siswa secara langsung.
Pihak SMP Swadaya menyambut positif kegiatan ini, mengingat topik kekerasan seksual dan kesehatan remaja merupakan isu krusial yang membutuhkan penanganan bersama antara akademisi, tenaga kesehatan, dan lembaga pendidikan.
