
Kelompok KKN Universitas Lampung Merak Batin 3 kembali memperkuat sektor pertanian desa melalui sosialisasi program KETRAP (Kendalikan Hama dengan Yellow Trap) yang digelar di Dusun Banjarejo pada pukul 14.30 WIB. Bertempat di kediaman Kepala Dusun, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Koordinator Desa, perangkat dusun, serta Ibu Elisa selaku Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Kehadiran tenaga ahli penyuluh dalam agenda ini memberikan bobot tersendiri, memastikan bahwa inovasi teknologi tepat guna yang ditawarkan mahasiswa selaras dengan program pengembangan pertanian daerah dalam menekan populasi hama secara alami.
Sesi inti kegiatan diisi dengan pemaparan materi oleh Dwi Karisma Larassaty, perwakilan mahasiswa KKN, yang secara mendalam mengupas teknis pembuatan, metode pemasangan, hingga efektivitas manajerial yellow trap di lahan pertanian. Suasana diskusi berlangsung sangat interaktif; para petani lokal tidak hanya menyimak, tetapi juga mengeksplorasi berbagai tantangan lapangan dalam sesi tanya jawab yang dinamis. Tim mahasiswa berhasil memberikan solusi konkret terhadap kekhawatiran masyarakat, sehingga tercipta transfer pengetahuan yang efektif mengenai cara kerja jebakan warna kuning ini dalam mengalihkan serta memerangkap hama tanpa ketergantungan pada bahan kimia berbahaya.
Sebagai bentuk implementasi nyata, rangkaian acara diakhiri dengan praktik lapangan di mana mahasiswa dan warga bersama-sama menuju area persawahan untuk memasang unit yellow trap. Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat mereka menyaksikan langsung mekanisme kerja alat di atas lahan mereka sendiri. Kegiatan ini ditutup dengan sesi dokumentasi dan ramah tamah di kediaman Kepala Dusun Banjarejo sebagai simbol kemitraan yang kuat antara akademisi dan warga. Melalui program ini, Kelompok KKN Merak Batin 3 berharap para petani kini memiliki keterampilan baru yang praktis untuk meningkatkan produktivitas hasil panen secara berkelanjutan.
