Day 16 KKN kami di Kelurahan Segala Mider menjadi hari yang cukup menyita waktu, namun terasa menyenangkan karena diisi dengan kegiatan sederhana yang berdampak langsung pada lingkungan. Sejak pagi, kami sudah merencanakan untuk fokus pada persiapan program kerja lingkungan, khususnya terkait pembuatan dan penandaan bak sampah organik dan anorganik.
Pagi hari kami awali dengan membeli perlengkapan yang dibutuhkan. Beberapa dari kami pergi untuk membeli pilok sebagai cat semprot, sementara yang lain memastikan peralatan pendukung seperti palu sudah tersedia. Kegiatan belanja perlengkapan ini menjadi langkah awal yang penting, karena tanpa alat yang memadai, proses di lapangan tidak akan berjalan maksimal. Meskipun harus berpindah dari satu toko ke toko lain, suasana tetap santai dan penuh canda, khas kegiatan KKN yang dijalani bersama-sama.

Setelah seluruh perlengkapan terkumpul, kami kembali ke posko dan langsung melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu mencetak teks untuk bak sampah. Tulisan “Sampah Organik” dan “Sampah Anorganik” kami siapkan sebagai penanda utama agar masyarakat lebih mudah membedakan jenis sampah yang akan dibuang. Proses mencetak teks ini kami lakukan dengan penuh pertimbangan, mulai dari ukuran huruf hingga kejelasan tulisan, supaya nantinya dapat dibaca dengan jelas meskipun dari jarak tertentu.
Siang hari di posko diisi dengan kegiatan menggunting teks yang telah dicetak. Satu per satu tulisan dipotong dengan rapi agar siap ditempelkan. Di sela-sela kegiatan ini, kami sempat berdiskusi ringan mengenai pentingnya pemilahan sampah dan harapan kami agar keberadaan bak sampah ini bisa mendorong kebiasaan baik di lingkungan sekitar. Kegiatan yang terlihat sederhana ini justru terasa cukup lama karena kami ingin hasil akhirnya terlihat rapi dan layak digunakan dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Memasuki sore hari, kami mulai melaksanakan inti kegiatan, yaitu memilok bak sampah. Proses pengecatan dilakukan secara bergantian agar hasil cat merata dan tidak terlalu tebal di satu sisi. Bau cat semprot, tangan yang mulai penuh warna, serta proses menunggu lapisan pertama mengering menjadi bagian dari pengalaman hari itu. Setelah cat dirasa cukup kering, kami mulai menempelkan teks “Organik” dan “Anorganik” yang sebelumnya telah digunting dengan rapi. Penempelan dilakukan secara hati-hati agar posisi tulisan lurus dan mudah dibaca.
Tahap terakhir dari kegiatan hari ini adalah menjemur bak sampah yang sudah dicat dan ditempeli teks. Bak sampah kami letakkan di tempat yang terkena sinar matahari agar cat benar-benar kering dan tidak mudah terkelupas. Sambil menunggu proses penjemuran, kami mengecek kembali hasil pekerjaan dan memastikan tidak ada bagian yang terlewat. Melihat bak sampah yang awalnya polos kini berubah menjadi lebih berwarna dan informatif memberikan rasa puas tersendiri bagi kami.
Day 16 ditutup dengan perasaan lelah yang bercampur puas. Meskipun kegiatan hari ini tidak melibatkan acara besar atau keramaian, namun proses yang kami jalani dari pagi hingga sore membuat kami sadar bahwa perubahan lingkungan bisa dimulai dari hal kecil. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat Kelurahan Segala Mider dapat lebih sadar akan pentingnya memilah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Hari ini menjadi salah satu bukti bahwa KKN bukan hanya tentang program besar, tetapi juga tentang aksi sederhana yang dilakukan dengan niat dan kerja sama.
