

BANDAR LAMPUNG โ Memasuki pekan ketiga masa pengabdian, kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) di Kelurahan Kupang Raya mulai tancap gas. Pada hari ke-16, Sabtu (24/1/2026), fokus utama para mahasiswa beralih pada persiapan intensif program unggulan: Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Kegiatan yang berlangsung di posko KKN ini bukan sekadar diskusi rutin. Para mahasiswa melakukan pemetaan detail terkait pemanfaatan lahan kosong di sekitar wilayah Kupang Raya untuk diubah menjadi area yang lebih produktif dan estetis.
Fokus Utama Persiapan
Dalam sesi koordinasi hari ini, terdapat tiga poin utama yang menjadi pembahasan tim:
- Finalisasi Desain Taman: Menyusun tata letak tanaman hias dan apotek hidup agar selaras dengan estetika lingkungan perkotaan.
- Inventarisasi Logistik: Pendataan kebutuhan bibit, pupuk, serta alat pendukung yang akan digunakan dalam eksekusi fisik.
- Kolaborasi Stakeholder: Merancang skema pelibatan warga lokal agar RTH yang dibangun nantinya memiliki keberlanjutan (sustainability) dan rasa kepemilikan dari masyarakat.
“Hari ke-16 ini menjadi titik krusial bagi kami. RTH bukan hanya soal menanam pohon, tapi bagaimana kita menciptakan paru-paru kecil di tengah pemukiman yang bisa dinikmati warga secara jangka panjang,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa KKN Unila di lokasi.
Menuju Kupang Raya yang Lebih Hijau
Program RTH ini merupakan respon mahasiswa terhadap pentingnya daerah resapan air dan area sosial terbuka bagi warga Kelurahan Kupang Raya. Dengan persiapan yang matang di hari ke-16 ini, diharapkan proses eksekusi lapangan dapat berjalan efisien tanpa kendala teknis yang berarti.
Semangat kolaborasi antara intelektualitas mahasiswa dan aspirasi warga menjadi bahan bakar utama dalam menyukseskan program kerja ini.
