Bandar Lampung, 22 Januari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (UNILA) melanjutkan pelaksanaan program kerja DIGI-UMKM: Digitalisasi Warung di Kelurahan Kupang Kota. Kegiatan ini merupakan tahapan lanjutan setelah pendataan dan kunjungan awal UMKM yang telah dilakukan sebelumnya, dengan fokus pada pengambilan konten serta penguatan identitas digital usaha lokal.

Pada tahap ini, mahasiswa KKN UNILA kembali mendatangi UMKM yang telah terdata untuk melakukan pengambilan foto produk dan video usaha. Dokumentasi dilakukan secara langsung di lokasi usaha dengan menyesuaikan kondisi masing-masing UMKM, sehingga konten yang dihasilkan dapat menampilkan aktivitas usaha secara nyata dan informatif.

Selain pengambilan konten, mahasiswa KKN UNILA juga membantu pelaku UMKM dalam pembuatan akun media sosial bisnis, khususnya Instagram. Akun tersebut difungsikan sebagai sarana promosi digital dasar yang dapat digunakan oleh pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, aktivitas usaha, serta informasi kontak kepada masyarakat luas. Mahasiswa turut membantu mengunggah konten awal berupa foto, video, dan deskripsi singkat usaha.
Sebagai bagian dari program DIGI-UMKM, mahasiswa KKN UNILA juga menambahkan lokasi UMKM ke dalam Google Maps. Penambahan lokasi ini dilakukan dengan mencantumkan alamat, foto lokasi usaha, serta informasi pendukung lainnya agar UMKM lebih mudah ditemukan oleh pelanggan, mitra usaha, maupun jasa pengiriman.
Kegiatan digitalisasi warung ini tidak berdiri sendiri, melainkan turut menunjang program unggulan KKN, yaitu SIGAP (Sistem Informasi Geospasial dan Peta) dan SILING-AI (Sistem Informasi Lingkungan dan Chatbot). Data lokasi UMKM, dokumentasi visual, serta informasi usaha yang dikumpulkan akan diintegrasikan ke dalam peta digital dan sistem informasi kelurahan sebagai basis data yang dapat diakses secara berkelanjutan.
Melalui program DIGI-UMKM, mahasiswa KKN UNILA berupaya menghadirkan pendekatan digital yang sederhana dan sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha. Program ini diharapkan dapat membantu UMKM memiliki jejak digital yang lebih tertata, sekaligus memperkuat sistem informasi wilayah melalui integrasi dengan peta digital dan chatbot kelurahan di Kelurahan Kupang Kota.
