Bandar Lampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Lampung (KKN Unila) yang melaksanakan pengabdian di Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Enggal, melanjutkan rangkaian kegiatan pada hari keenambelas, Sabtu (24/1/2026), dengan fokus pada persiapan media aquaponik sebagai bagian dari pelaksanaan program SIPALON.
Kegiatan hari keenambelas difokuskan pada pembuatan dan perakitan media aquaponik sederhana untuk program SIPALON (Sistem Pemanfaatan Galon Bekas). Program ini mengangkat pemanfaatan galon bekas sebagai media aquaponik yang mengintegrasikan kolam lele dengan tanaman hidroponik, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi lingkungan yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam proses persiapan, mahasiswa KKN Unila melakukan perancangan, pemotongan, dan perakitan galon bekas agar dapat difungsikan sebagai sistem aquaponik sederhana. Media ini dirancang untuk memperlihatkan hubungan timbal balik antara ikan dan tanaman, di mana limbah organik dari ikan dimanfaatkan sebagai nutrisi bagi tanaman, sementara tanaman berperan dalam menjaga kualitas air kolam.
Selain sebagai media edukasi lingkungan, program SIPALON juga dipersiapkan untuk melihat potensi pengembangan sebagai usaha mikro skala rumah tangga. Sistem aquaponik sederhana ini dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan secara ekonomis, baik melalui budidaya ikan lele maupun tanaman hidroponik, dengan memanfaatkan bahan yang relatif murah dan mudah diperoleh.
Persiapan media aquaponik SIPALON dilakukan sebagai langkah awal untuk memperkenalkan alternatif kegiatan produktif yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga berpotensi mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya dalam skala UMKM mikro.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unila berupaya memastikan bahwa program SIPALON dapat dilaksanakan secara optimal, mudah dipahami, serta memiliki nilai edukatif dan kebermanfaatan jangka panjang bagi masyarakat Kelurahan Tanjung Karang.
