
Bandar Lampung, 24 Januari 2026– Hari ke-16 pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Jagabaya III menjadi salah satu hari yang paling padat dan produktif. Para mahasiswa terlibat dalam tiga agenda pengabdian masyarakat sekaligus, yaitu pendampingan UMKM, kegiatan posyandu, serta sosialisasi pendidikan di SDN 1 Jagabaya III. Ketiga kegiatan ini berjalan dengan lancar berkat dukungan pemerintah kelurahan, kader PKK, serta masyarakat setempat.
Kegiatan diawali dengan partisipasi aktif mahasiswa dalam UMKM Bung Karno, sebuah kegiatan pemberdayaan ekonomi lokal yang melibatkan pelaku UMKM di wilayah Jagabaya III. Mahasiswa turut membantu persiapan, pendampingan pelaksanaan kegiatan, dan memberikan dukungan untuk memeriahkan acara. Ibu-ibu PKK bersama Lurah Jagabaya III hadir dan mendampingi kegiatan hingga selesai, menunjukkan kolaborasi yang baik antara pemerintah kelurahan dan mahasiswa KKN dalam mengembangkan potensi lokal.
Setelah kegiatan UMKM, mahasiswa melanjutkan agenda ke Posyandu Katalis Kelurahan Jagabaya III. Pada kegiatan ini, para mahasiswa berperan dalam membantu proses pelayanan kesehatan dasar seperti penimbangan balita, pengukuran tinggi badan, pencatatan perkembangan anak, serta mendukung kelancaran proses administrasi posyandu. Kehadiran mahasiswa di posyandu tidak hanya membantu mempercepat layanan, tetapi juga memberikan pengalaman langsung mengenai pentingnya pemantauan kesehatan masyarakat.

Kegiatan di hari itu ditutup dengan sosialisasi di SDN 1 Jagabaya III, yang berlangsung pada sore hari. Materi sosialisasi disampaikan secara komunikatif oleh mahasiswa KKN dan disesuaikan dengan jenjang usia siswa agar mudah dipahami. Sosialisasi ini turut dihadiri dan didampingi oleh Lurah serta Ibu PKK hingga acara berakhir, yang kembali menunjukkan dukungan penuh pemerintah kelurahan terhadap kegiatan edukasi yang dilakukan mahasiswa.

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan Day 16 ini mencerminkan semangat pengabdian mahasiswa KKN Jagabaya III dalam mendukung pembangunan masyarakat dari berbagai sektor, mulai dari ekonomi, kesehatan, hingga pendidikan. Kolaborasi erat antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan seluruh agenda yang dilaksanakan pada hari tersebut.
