Senin, 27 Januari 2026, mahasiswa KKN Universitas Lampung Kelompok 1 yang ditempatkan di Desa Sukajawa Baru melaksanakan kegiatan persiapan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan membuat berbagai media edukasi di posko KKN. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah, tentang pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Pagi itu, mahasiswa KKN Kelompok 1 berkumpul di posko KKN untuk melaksanakan persiapan intensif menjelang pelaksanaan sosialisasi PHBS. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh seluruh anggota mahasiswa KKN Kelompok 1 yang penuh semangat dan antusias dalam mempersiapkan program edukasi kesehatan untuk anak-anak sekolah dasar.
Acara dimulai dengan rapat koordinasi singkat yang dipimpin oleh ketua kelompok mahasiswa KKN. Dalam rapat tersebut, ketua kelompok menjelaskan rencana kegiatan hari ini serta pembagian tugas kepada setiap anggota dalam pembuatan media edukasi. Beliau menekankan bahwa persiapan yang matang dan media yang menarik akan sangat membantu penyampaian materi PHBS kepada anak-anak sekolah agar lebih mudah dipahami dan diingat.
Mahasiswa KKN kemudian membagi diri ke dalam beberapa tim kerja sesuai dengan tugas masing-masing. Tim pertama bertanggung jawab untuk merancang dan membuat poster edukasi PHBS, tim kedua menyiapkan materi presentasi dan permainan edukatif, tim ketiga membuat leaflet dan brosur, sementara tim lainnya menyiapkan properti dan perlengkapan yang akan digunakan saat sosialisasi berlangsung.
Suasana di posko KKN sangat hidup dan penuh kekeluargaan. Mahasiswa bekerja secara gotong royong dengan penuh kreativitas. Tim pembuatan poster tampak sibuk merancang desain yang menarik dan penuh warna dengan tema-tema PHBS seperti cuci tangan pakai sabun, menjaga kebersihan gigi, membuang sampah pada tempatnya, dan mengonsumsi makanan bergizi. Poster-poster tersebut dirancang dengan ilustrasi yang menarik dan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh anak-anak.
Mahasiswa KKN menggunakan berbagai bahan dan alat untuk membuat media edukasi, seperti kertas karton, spidol berwarna, cat air, gunting, lem, dan berbagai perlengkapan lainnya. Mereka bekerja dengan teliti dan penuh dedikasi untuk memastikan setiap media yang dibuat memiliki kualitas yang baik dan pesan yang jelas. Proses pembuatan poster dan media edukasi lainnya berlangsung dengan penuh keceriaan dan semangat kebersamaan.
Tim yang bertugas menyiapkan materi presentasi juga tidak kalah sibuk. Mereka merancang slide presentasi yang interaktif dengan gambar-gambar menarik dan video animasi edukatif tentang pentingnya PHBS. Selain itu, mereka juga menyusun skenario permainan edukatif dan kuis yang akan melibatkan partisipasi aktif anak-anak sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan.
Sementara itu, tim pembuatan leaflet dan brosur fokus pada penyusunan informasi yang ringkas namun padat mengenai langkah-langkah praktis menerapkan PHBS. Leaflet yang dibuat dirancang dengan desain yang eye-catching dan dilengkapi dengan ilustrasi yang memudahkan pemahaman. Brosur ini nantinya akan dibagikan kepada siswa-siswi sebagai bahan bacaan yang dapat dibawa pulang dan dibagikan kepada keluarga mereka.
Mahasiswa KKN juga menyiapkan berbagai properti pendukung seperti boneka tangan untuk storytelling, alat peraga cuci tangan, contoh makanan sehat dan tidak sehat, serta banner besar yang akan dipasang di lokasi sosialisasi. Semua properti ini disiapkan dengan tujuan untuk membuat sesi sosialisasi menjadi lebih hidup, interaktif, dan mudah diingat oleh anak-anak.
Selama proses persiapan, mahasiswa saling bertukar ide dan memberikan masukan konstruktif untuk penyempurnaan setiap media yang dibuat. Diskusi berlangsung dinamis dengan suasana yang positif. Mereka juga melakukan simulasi penyampaian materi untuk memastikan bahwa alur sosialisasi berjalan lancar dan materi tersampaikan dengan efektif.
Ketua kelompok secara berkala melakukan monitoring terhadap progres kerja setiap tim dan memberikan arahan serta motivasi. Beliau sangat mengapresiasi kerja keras dan kreativitas yang ditunjukkan oleh seluruh anggota dalam mempersiapkan sosialisasi PHBS ini. Semangat kerja sama dan gotong royong yang tinggi menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan seluruh persiapan dengan baik.
Mahasiswa KKN juga melakukan finalisasi terhadap rundown acara sosialisasi, mulai dari pembukaan, ice breaking, penyampaian materi, sesi demonstrasi, permainan edukatif, kuis berhadiah, hingga penutupan. Setiap segmen acara dirancang dengan durasi yang tepat agar tidak membosankan dan tetap menarik perhatian anak-anak.
Kegiatan persiapan ini tidak hanya berhenti pada pembuatan media fisik, tetapi juga mencakup persiapan mental dan penguasaan materi oleh setiap anggota yang akan menjadi pemateri. Mahasiswa berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dalam sosialisasi PHBS agar pesan-pesan kesehatan dapat tersampaikan dengan maksimal dan membawa perubahan perilaku positif pada anak-anak.

