
KOTA KARANG, BANDAR LAMPUNG – Menggabungkan inovasi teknologi dengan edukasi kesehatan, Kelompok KKN Universitas Lampung (UNILA) di Kelurahan Kota Karang melaksanakan program kerja unggulan pada hari kesembilan belas, Selasa (27/1/2026). Kami menggelar sosialisasi pencegahan stunting sekaligus uji coba alat ukur Tinggi Badan (TB) dan Berat Badan (BB) berbasis sensor kepada Poskeskel dan kader Posyandu Pulau Pasaran.
Kegiatan hari ini terdiri dari dua agenda utama. Pertama, sosialisasi pencegahan stunting yang diberikan kepada kader posyandu dan para ibu di Pulau Pasaran. Kedua, dilaksakannya uji coba alat ukur TB dan BB berbasis sensor yang dapat mendeteksi indikasi stunting secara lebih praktis dan akurat. Selain itu, kami juga secara aktif membantu pelaksanaan kegiatan Posyandu rutin mulai dari pendataan peserta, pencatatan hasil, pemeriksaan kesehatan umum, hingga penggunaan alat baru tersebut untuk menimbang dan mengukur balita.
Kegiatan digelar di Pusat Kesehatan Keliling (Poskeskel) di wilayah Pulau Pasaran, Kelurahan Kota Karang, pada Selasa pagi, 27 Januari 2026, bertepatan dengan jadwal pelayanan posyandu setempat.
Sosialisasi dan uji coba alat diikuti oleh Lurah Kota Karang dan kader-kader Posyandu Pulau Pasaran sebagai penerima dan pengguna utama alat, serta masyarakat, khususnya para ibu yang terdaftar sebagai peserta posyandu. Seluruh anggota Kelompok KKN UNILA Kota Karang bertindak sebagai fasilitator, pemateri, dan pendamping.
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang memerlukan deteksi dini dan penanganan tepat. Alat berbasis sensor diharapkan dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi pemantauan pertumbuhan anak. Sementara, sosialisasi kepada ibu dan kader bertujuan meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan tentang faktor penyebab, pencegahan, dan pentingnya pemantauan berkala, sehingga upaya penurunan stunting dapat dilakukan dari tingkat keluarga.
Kegiatan berlangsung dengan antusias. Para kader posyandu menyambut baik penyerahan alat baru dan diberikan pelatihan singkat penggunaannya. Para ibu juga aktif menyimak materi sosialisasi dan antusias selama proses pemeriksaan anak mereka menggunakan alat yang baru. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat sistem pemantauan gizi berbasis komunitas di Pulau Pasaran.
Dengan dilakukannya uji coba alat teknologi, edukasi, dan partisipasi langsung dalam kegiatan posyandu, Kelompok KKN UNILA Kota Karang memberikan kontribusi berkelanjutan yang strategis dalam mendukung upaya pencegahan stunting di tingkat masyarakat paling dasar.
