
BANDAR LAMPUNG – Melanjutkan rangkaian pemberdayaan masyarakat, mahasiswa KKN Universitas Lampung menggelar pelatihan pembuatan pestisida nabati bagi warga Kelurahan Tanjung Agung Raya pada Selasa (27/01/2026) pukul 14.00 WIB. Pelatihan ini bertujuan mengenalkan metode pengendalian hama yang aman bagi manusia dan ramah lingkungan.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Sekretaris Kelurahan serta dukungan dari Bhabinkamtibmas, yang dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai bahaya pestisida kimia dan keunggulan pestisida nabati yang bersifat biodegradable. Mahasiswa menjelaskan bahwa daun pepaya mengandung enzim papain sebagai racun kontak, sementara cabai mengandung capsaicin yang mengganggu metabolisme hama melalui sensasi panas yang dihasilkan.

Pada sesi praktik, warga diajak membuat larutan secara langsung. Proses diawali dengan menghaluskan 400 gram daun pepaya dan cabai menggunakan blender, kemudian dicampurkan ke dalam empat liter air yang telah ditambah deterjen cair sebagai bahan perekat. Larutan tersebut diaduk merata dan harus direndam selama 24 jam (sehari semalam) sebelum disaring. Melalui praktik ini, mahasiswa berharap masyarakat dapat secara mandiri melindungi tanaman pekarangan dari organisme pengganggu tanpa biaya tinggi.
