
GARUNTANG – Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) sukses menggelar sosialisasi pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah MIN 12 Bandar Lampung, Sabtu (24/1). Kegiatan yang dipusatkan di lapangan sekolah ini menjadi salah satu program kerja unggulan dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman di Kecamatan Bumi Waras.
Suasana lapangan MIN 12 Bandar Lampung nampak berbeda pagi ini. Ratusan siswa berkumpul dengan antusiasme tinggi untuk mengikuti rangkaian edukasi terkait bahaya perundungan. Acara yang digelar secara luar ruangan (outdoor) ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai dampak psikis dan sosial dari aksi bullying sejak dini.
Penyampaian materi dilakukan dengan cara yang kreatif. Alih-alih hanya memberikan ceramah searah, mahasiswa KKN Unila menampilkan sebuah drama singkat yang mengilustrasikan dampak buruk perundungan serta pentingnya sikap saling menghargai.
Terobosan menarik dalam kegiatan ini adalah pembentukan kelompok-kelompok kecil. Kelompok ini dirancang sebagai wadah bagi siswa untuk berani bersuara dan bercerita tentang pengalaman pribadi mereka di sekolah. Mahasiswa KKN berperan sebagai fasilitator untuk mendengarkan aspirasi serta memberikan dukungan moral bagi para siswa.

Pihak sekolah mengapresiasi langkah inovatif ini. Antusiasme siswa terlihat jelas dari banyaknya interaksi dan pertanyaan selama sesi berlangsung. Kegiatan kemudian ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga keharmonisan di sekolah.
Dengan suksesnya agenda ini, diharapkan Kelurahan Garuntang, khususnya melalui institusi pendidikan MIN 12, dapat menjadi pionir wilayah bebas perundungan di Bandar Lampung
