
GARUNTANG, BANDAR LAMPUNG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melakukan langkah strategis dalam upaya penanganan sampah di Kelurahan Garuntang. Pada Minggu (25/1), tim diterjunkan langsung ke wilayah RT 09 hingga RT 12 untuk melakukan survei lapangan dan pemetaan titik lokasi pembangunan alat pembakar sampah ramah lingkungan atau incinerator.
Langkah ini diambil menyusul adanya keluhan mengenai akses pembuangan sampah yang masih terbatas di beberapa titik pemukiman warga. Survei ini bertujuan untuk memastikan bahwa pembangunan incinerator nantinya tepat sasaran, efektif, dan tidak mengganggu kenyamanan warga sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, tim mahasiswa melakukan diskusi intensif dengan ketua RT setempat dan warga sekitar. Fokus utama diskusi adalah mengenai volume sampah harian, kendala akses armada pengangkut sampah, hingga kebiasaan masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga.
Rencana pembangunan incinerator ini diharapkan menjadi solusi bagi area yang sulit dijangkau oleh truk pengangkut sampah kota. Dengan adanya alat ini, sampah rumah tangga dapat dikelola secara mandiri di tingkat lingkungan, sehingga mengurangi penumpukan limbah di lahan kosong atau aliran air yang berpotensi menyebabkan banjir dan penyakit.

Kehadiran mahasiswa disambut baik oleh warga. Banyak masyarakat berharap program ini segera terealisasi agar masalah sampah menahun di lingkungan mereka bisa segera teratasi secara higienis dan efisien.
Hasil survei ini selanjutnya akan masuk dalam tahap analisis teknis sebelum proses pembangunan fisik dimulai. Tim KKN Unila berkomitmen untuk terus mengawal proyek ini hingga dapat memberikan manfaat nyata bagi sanitasi lingkungan di Kelurahan Garuntang.
