
Lematang, 24 Januari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) melaksanakan program kerja pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan sabun dari limbah kulit pisang dan budikdamber (budidaya ikan lele dalam ember) di Desa Lematang, Sabtu (24/01/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah rumah tangga sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga dengan metode budidaya sederhana yang bisa diterapkan di pekarangan rumah.
Acara diawali dengan pembukaan oleh Sekretaris Desa Lematang selaku perwakilan Kepala Desa.

Setelah pembukaan, mahasiswa KKN memulai pelatihan pembuatan sabun cair dari limbah kulit pisang. Dalam sesi ini, peserta dikenalkan pada proses pengolahan kulit pisang menjadi sari bahan dasar, pencampuran bahan, hingga tahap pengentalan dan pewangi. Perwakilan ibu-ibu peserta turut mencoba setiap tahapan pembuatan sabun, mulai dari penyaringan sari kulit pisang hingga pengadukan bahan. Suasana pelatihan berlangsung interaktif, dengan peserta aktif bertanya seputar komposisi bahan dan peluang pemanfaatan sabun untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha kecil.

Program kemudian dilanjutkan dengan pembuatan budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember dengan Sistem Aquaponik) menggunakan ikan lele. Mahasiswa menjelaskan konsep budikdamber sebagai solusi budidaya hemat lahan dan biaya, yang cocok diterapkan di lingkungan rumah. Warga diajak melihat langsung proses penyiapan ember, pengisian air, pemasangan wadah tanam di bagian atas, hingga penebaran benih lele. Selain sebagai sumber protein keluarga, sistem ini juga dapat dipadukan dengan tanaman sayur sehingga lebih produktif.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat Desa Lematang mampu mengolah limbah organik menjadi produk bernilai guna serta mulai menerapkan budidaya ikan skala rumah tangga. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung ekonomi kreatif, pengelolaan lingkungan, dan ketahanan pangan masyarakat desa.
